Berita

Ahmad Khozinudin. (Foto: YouTube Official iNews)

Politik

RRT dkk Tetap Berjuang Bongkar Ijazah Jokowi Meski Ada Iming-Iming SP3

JUMAT, 23 JANUARI 2026 | 06:40 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

RRT alias Roy Suryo, Rismon Sianipar dan Tifauzia Tyassuma dipastikan tidak akan berubah pandangan dan sikap terkait ijazah sarjana mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ketiganya akan terus berjuang meski ada iming-iming status tersangka dihapus dengan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dari Polda Metro Jaya.

"Saya ingin tegaskan bahwa klien kami melawan dan terus berjuang," kata pengacara RRT, Ahmad Khozinudin, dalam program iNterupsi dikutip dari YouTube Official iNews, Jumat, 23 Januari 2026.   

Tak hanya RRT, Khozinudin meyakinkan perjuangan yang sama akan terus dilakukan tersangka tuduhan ijazah Jokowi lainnya, yakni Kurnia Tri Royani, Rizal Fadillah, dan Rustam Effendi. Mereka, katanya, sudah bertekad bersama-sama mengungkap kepalsuan ijazah UGM milik Jokowi.


"Alhamdulillah pada saat komitmen di Gedung Joeang pada 19 Januari yang lalu, mereka menegaskan tidak akan mundur selangkah pun untuk mengungkap masalah (ijazah Jokowi) ini,” tuturnya.

Khozinudin menyebut Jokowi sebagai sosok yang arogan dan tidak pantas disematkan sebagai negarawan. Terbukti dari sikap Jokowi yang malah membuat laporan ke penegak hukum para pihak yang mempertanyakan keaslian ijazahnya.

“Saya pikir orang yang punya sikap negarawan tidak akan melaporkan warga negaranya, atau dulu pernah menjadi rakyatnya ke proses hukum, yang sebenarnya dia bisa menemukan cara yang paling sederhana untuk meyakinkan orang yang bertanya tentang ijazahnya,” jelasnya.

Khozinudin juga menyinggung jawaban Jokowi saat ditemui di rumahnya di Solo, tahun 2025. Diminta menunjukkan ijazah, mantan presiden dua periode dan ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu malah merespons dengan arogan.

“Dan sudah secara baik-baik pada tanggal 15-16 April tahun yang lalu mendatangi Solo, juga Yogyakarta, dengan surat resmi, ditemui resmi. Tetapi sikap arogansi pemilik ijazah menyampaikan ‘bukan hak saudara untuk meminta, tidak ada kewenangan untuk memaksa dan tidak ada kewajiban bagi saya' (menunjukkan ijazah),” pungkas Khozinudin.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya