Berita

Fahri Hamzah. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)

Politik

Pujian Fahri Hamzah ke Prabowo Berujung Dirujak Warganet

JUMAT, 23 JANUARI 2026 | 01:33 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah memberikan pujian terhadap pidato Presiden RI Prabowo Subianto pada World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis, 22 Januari 2026.

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan komitmennya untuk menegakkan hukum secara adil dan tegas demi melayani rakyat Indonesia.

“Kita hanya bisa berani menegakkan hukum. Tidak ada kompromi. Tidak ada jalan untuk mundur. Rakyat saya menuntut ini. Dan kami bertekad untuk melayani rakyat kami dengan jujur,” tegas Prabowo.


Dalam akun media X pribadinya, Fahri mengunggah video utuh pidato Prabowo dari kanal YouTube Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden. Unggahan tersebut disertai dengan pendapat pribadinya.

“Bahasa Inggris saya tidak terlalu bagus, tapi saya nangis. Presiden Prabowo membela rakyatnya di depan dunia," tulis Fahri dikutip redaksi, Kamis malam, 22 Januari 2026.

Alih-alih mendapat dukungan, unggahan Fahri ini malah dihujani komentar nyinyir warganet. Beberapa pengguna X lantas mengaitkan komentar Fahri dengan sepak terjang Wakil Ketua Umum Partai Gelora ini dalam perpolitikan Tanah Air.

Warganet menilai, pijian Fahri terhadap kepemimpinan Prabowo seolah sedang mencari muka kepada presiden. 

“Jilatan seperti ini tidak istimewa di mata Prabowo Subianto. Ayo berusahalah lebih keras dan kreatif. Orang lain yang lebih junior sudah jadi menteri, ini aktivis 98 senior hanya jadi wamen. Amsiong,” tulis akun @Om_HME.

“Mahluk hidup dengan menjilat..” timpal pemilik akun @yunk-koto.

Hingga berita ini diturunkan, unggahan tersebut memiliki 27 likes dan 37 komentar.  

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya