Berita

Ilustrasi: Kapal tol laut di Pelabuhan Galela, Halmahera Utara, Maluku Utara. (Foto: Hpost/Nurkholis)

Bisnis

Program Tol Laut Masih Menyisakan Banyak PR

Diantaranya Muatan Balik yang Masih Minim
JUMAT, 23 JANUARI 2026 | 01:10 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Program Tol Laut yang sudah berusia 10 tahun masih banyak meninggalkan catatan pekerjaan rumah (PR) hingga saat ini. Di antaranya muatan balik yang tidak sepenuh ketika berangkat, membuat program ini menjadi sorotan karena bikin boncos keuangan negara. 

Direktur Maritim Research Institute (Marin Nusantara) Makbul Ramadhani mengurai benang merah permasalahan yang terjadi dalam program Tol Laut.

“Program Tol Laut hadir untuk menjawab disparitas harga dan memperkuat distribusi logistik di daerah tertinggal, terpencil, dan terdepan (3T). Namun, sejumlah tantangan masih menghambat pemanfaatan program ini secara maksimal,” kata Makbul dalam pesan elektroniknya kepada redaksi di Jakarta, Kamis malam, 22 Januari 2026.


Selama program ini berjalan, Marin Nusantara secara konsisten memberikan perhatian melalui ide dan gagasan, riset serta rekomendasi kebijakan kepada Kementerian Perhubungan, khususnya Direktorat Perhubungan Laut yang menjadi leading sector program Tol Laut.    

Lanjut Makbul, pada 025 Program Tol Laut menjalankan 39 trayek, dengan data realisasi muatan balik kapal tol laut sampai dengan 30 November 2025 masih belum optimal.

Lulusan Teknik Perkapalan Universitas Hasanuddin ini mencontohkan, terdapat beberapa trayek yang muatan baliknya masih sangat rendah, misalnya: 

1. Trayek H-4: Realisasi muatan berangkat 446 TEUS, muatan balik 9 TEUs. Dengan rute Tanjung Priok - Teluk Bayur - Tanjung Priok.

2. Trayek S-2A: Realisasi muatan berangkat 563 TEUs, muatan balik 0 TEUs. Dengan rute Makassar- Ereke - Raha - Sikeli - Makassar.

3. Trayek S 2B: Realisasi muatan berangkat 592 TEUs, muatan balik 0 TEUs. Dengan rute Makassar - Bungku - Kolonedale - Makassar.

4. Trayek S-5B: Realisasi muatan berangkat 782 TEUs, muatan balik 237 TEUs.

5. Trayek T-1: Realisasi muatan berangkat 472 TEUs, muatan balik 0 TEUs. Dengan rute Tanjung Priok - Lhokseumawe - Tanjung Prok.

6. Trayek T-2: Realisasi muatan berangkat 773 TEUs, muatan balik 106 TEUs. Dengan rute Tanjung Priok - Kota Segara - Selat Lampa - Subi - Serasan - Midai - Kota Segara - Tanjung Priok.

7. Trayek T-5: Realisasi muatan berangkat 638 TEUs, muatan balik 9 TEUs. Dengan rute Tanjung Perak  - Nabire - Serui - Biak - Wasior - Tanjung Perak.

8. Trayek T-7: Realisasi muatan berangkat 1288 TEUs, muatan balik 38 TEUs. Dengan rute Tanjung Perak  - Merauke - Agats - Pamoko - Tanjung Perak.

9. Trayek T-8: Realisasi muatan berangkat 394 TEUs, muatan balik 82 TEUs. Dengan rute Tanjung Perak  - Kisar - Letti - Moa - Damer - Tanjung Perak.

10. Trayek 10: Realisasi muatan berangkat 415 TEUs, muatan balik 104 TEUs. Dengan rute Tanjung Perak - Wanci - Namrole - Tanjung Perak.

11. Trayek T-13: Realisasi muatan berangkat 630 TEUs, muatan balik 133 TEUs. Dengan rute Tanjung Perak - Tarakan - Tanjung Perak.

12. Trayek T-14: Realisasi muatan berangkat 1059 TEUs, muatan balik 46 TEUs. Dengan rute Tanjung Perak - Namlea - Tanjung Perak.

13. Trayek T-21: Realisasi muatan berangkat 379 TEUs, muatan balik 57 TEUs. Dengan rute Tanjung Perak - Pulau Obi - Saketa - Tapeleo - Piru - Tanjung Perak.

14. Trayek T-23: Realisasi muatan berangkat 355 TEUs, muatan balik 0 TEUs. Dengan rute Tanjung Perak  - Reo - Tanjung Perak.

15. Trayek T-24: Realisasi muatan berangkat 1477 TEUs, muatan balik 234 TEUs. Dengan rute Tanjung Perak  - Fakfak - Kaimana - Dobo - Tanjung Perak.

16. Trayek T-25: Realisasi muatan berangkat 823 TEUs, muatan balik 0 TEUs. Dengan rute Tanjung Perak  - Nunukan - Tanjung Perak.

17. Trayek T-27: Realisasi muatan berangkat 606 TEUs, muatan balik 103 TEUs. Dengan rute Tanjung Perak  - Babang - Tanjung Perak.

Sambung Makbul, bahkan, dari 12 trayek di pelabuhan pengumpul, terdapat delapan trayek dengan total muatan balik nol TEUs.

“Meski sebagian trayek muatan balik masih rendah, terdapat pula beberapa trayek yang menunjukkan hasil lebih baik,” ungkapnya.

Makbul menyebut Trayek T-3 dengan realisasi muatan berangkat 642 TEUs dan muatan balik 937 TEUs dengan rute Makassar - Nunukan - Tarakan - Makassar. Selanjutnya Trayek T-9 realisasi muatan berangkat 1539 TEUs dan muatan balik 1078 TEUs dengan rute Tanjung Perak - Makassar - Morotai - Galela - Maba - Weda - Tanjung Perak.


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

OIKN Siapkan Rangkaian Prosesi Penghormatan dan Pemakaman Troy Pantouw

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:25

Tugu Koperasi Tasikmalaya Direvitalisasi Jadi Cagar Budaya Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:18

BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi di Beberapa Perairan Indonesia

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:11

Lesley Simpson Racik Drama Psikologis Bunga di Tepi Jurang

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:05

Indonesia Harus Terdepan Gerakkan Dunia Internasional Selamatkan Gaza

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00

SMRC Catat Kepuasan Publik terhadap Prabowo Turun 30 Persen

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:58

Mantri BRI Jangkau Masyarakat Pegunungan Toraja Utara Hadirkan Layanan Perbankan

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:28

Sudaryono Jangan Sesatkan Publik soal Mitos Telur Penyebab Bisul

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:19

KPK Usut Dugaan Suap ke Pejabat Pemkot Bengkulu

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:12

Kemenkes Perluas Skrining HIV, Putus Rantai Penularan di Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 12:42

Selengkapnya