Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Purbaya Minta Anak Buah Lapor Penyuap Pajak: Kita Hajar!

KAMIS, 22 JANUARI 2026 | 15:02 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta seluruh jajaran pegawai pajak agar tidak ragu melapor jika ada wajib pajak atau pelaku usaha yang mencoba menawar besaran pajak.

Penegasan ini disampaikan Purbaya menyusul terungkapnya kasus dugaan suap yang menyeret pejabat Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara, yang kini tengah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Saudara semua memimpin unit di garis depan. Di situ wajib pajak datang, dunia usaha datang, di situ kepercayaan negara dipertaruhkan. Jadi, nanti kalau ada yang menawar-nawar atau membawa backing, kasih tahu saya, kita bereskan bersama,” kata Purbaya dalam pidatonya saat melantik empat pejabat KPP Madya Jakarta Utara, Kamis, 22 Januari 2026.


Bendahara negara itu menegaskan tidak akan ragu menindak tegas pihak-pihak yang mencoba mengakali kewajiban pajak. Ia menyebut langkah tersebut mendapat dukungan penuh dari Presiden Prabowo Subianto.

“Karena kita sudah tidak mau rugi pendapatan negara. Kita didukung 100% oleh Presiden untuk mengamankan pendapatan dan fiskal. Jadi ini bukan main-main. Tahun lalu saya masih bisa bilang pendapatan pajak tidak tercapai karena saya masih baru. Tahun ini, saya tidak bisa,” tegasnya.

Purbaya mengingatkan, penyimpangan yang dilakukan satu orang saja dapat merusak kepercayaan publik dan berdampak langsung pada penerimaan negara.

“Teman-teman, pastikan Anda bekerja dengan baik, karena citranya bukan saya, bukan Anda, tapi citra pajak dan keuangan. Yang paling penting, hal ini berpengaruh langsung pada pendapatan negara, yang tahun lalu sangat sulit meningkatkannya,” ujarnya.

Ia pun optimistis target penerimaan pajak masih bisa dicapai ke depan jika seluruh jajaran bekerja lebih profesional dan berintegritas.

“Saya yakin dengan kerja teman-teman yang lebih baik ke depan, target pajak kita masih bisa dicapai,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya