Berita

Anggota Komisi XII DPR Yulian Gunhar. (Foto: Istimewa)

Politik

Kementerian ESDM Jangan Asal Tebas Produksi Batu Bara

KAMIS, 22 JANUARI 2026 | 14:44 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Anggota Komisi XII DPR Yulian Gunhar menegaskan tidak menolak kebijakan penurunan produksi batu bara menjadi 600 juta ton, namn pemerintah harus menyertakan analisis dampaknya secara komprehensif. 

Hal ini dikatakan Yulian dalam rapat bersama Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 22 Januari 2026.

"Kalau kita membuat suatu kebijakan, contohnya dengan mengurangi produksi batubara 2006 menjadi 600 juta ton, kita juga harus disajikan materi, Pak Menteri," kata Yulian.


Ia menilai tanpa neraca yang detail, kebijakan energi berisiko dinilai politis dan normatif. 

DPR, kata dia, ingin mengetahui secara jelas dampak fiskal, implikasi terhadap ketahanan energi, serta pengaruhnya terhadap industri dan penerimaan negara, agar arah kebijakan energi nasional benar-benar berbasis hitungan.

Pemerintah berencana memangkas target produksi batu bara nasional pada 2026 menjadi sekitar 600 juta ton. Angka ini turun sekitar 190 juta ton dibandingkan realisasi produksi 2025 yang mencapai 790 juta ton.

Pemangkasan produksi ini dilakukan guna menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan komoditas tersebut di pasar global. Sehingga berdampak pada harga.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya