Berita

Suasana rapat kerja Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya bersama Komisi VII DPR. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Ekspor Ekonomi Kreatif RI Catat Tren Positif

KAMIS, 22 JANUARI 2026 | 13:29 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kinerja ekspor ekonomi kreatif Indonesia sepanjang 2025 berhasil menunjukkan tren positif. Sejumlah negara menjadi pasar utama produk ekonomi kreatif Indonesia.

Hal ini disampaikan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi VII DPR di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 22 Januari 2026.

"Pasar utama antara lain Amerika Serikat, Swiss, Jepang, United Arab Emirates, dan Thailand. Capaian ini menegaskan bahwa produk kreatif Indonesia semakin diterima dan memiliki daya saing di pasar global,” kata Riefky.


Dari sisi subsektor, ekspor ekonomi kreatif masih didominasi oleh fashion dan kriya, disusul kuliner, musik, serta game. Menurut Riefky, kondisi tersebut mencerminkan kekuatan Indonesia pada produk kreatif berbasis budaya dan desain.

“Dominasi ini mencerminkan kekuatan Indonesia pada produk kreatif berbasis budaya dan desain yang memiliki nilai tambah dan permintaan pasar internasional yang stabil,” kata politikus Partai Demokrat ini.

Meski begitu, Riefky mengakui pencatatan ekspor ekonomi kreatif saat ini masih terbatas pada ekspor barang fisik yang melalui pelabuhan udara dan laut.

“Sehingga ke depan terdapat ruang yang besar untuk mendorong ekspor atau pencatatan ekspor pada jasa ekonomi kreatif untuk turut dihitung,” kata Riefky.

Karena itu, Riefky menilai pentingnya memasukkan subsektor jasa, khususnya sektor digital dan layanan kreatif, dalam perhitungan ekspor nasional ke depan.

“Khususnya di subsektor digital, konten, dan layanan kreatif lainnya,” ujarnya.

Atas dasar itu, pemerintah menyiapkan arah kebijakan ekonomi kreatif tahun 2026 yang difokuskan pada penguatan ekspor dan peningkatan daya saing global.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya