Berita

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). (Foto: Berita Jakarta)

Nusantara

BMKG Diminta Perluas Operasi Modifikasi Cuaca ke Wilayah Penyangga

KAMIS, 22 JANUARI 2026 | 13:05 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terus dilakukan untuk memecah konsentrasi awan hujan guna mengantisipasi dampak dari cuaca ekstrem di Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan, efektivitas penanggulangan banjir di Jakarta juga sangat bergantung pada kondisi cuaca di wilayah sekitarnya.

Karena itu, ia menyampaikan kepada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) agar tidak hanya berfokus pada wilayah langit Jakarta, tetapi juga memperluas jangkauan operasi ke daerah penyangga.


"Kami juga menyampaikan kepada BMKG untuk konsentrasi jangan hanya Jakarta ya, kiri kanannya juga dilakukan modifikasi cuaca, terutama Tangerang, Bekasi, Bogor, Depok dan sebagainya. Jadi kami lakukan sekarang ini Jakarta konsentrasi di Jakarta, BMKG di luar Jakarta," ujar Pramono, di Hotel Pullman, Jakarta Barat, Kamis, 22 Januari 2026.

Pramono menjelaskan pemantauan terhadap potensi curah hujan tinggi terus dilakukan secara intensif sejak pagi. Selain itu, Pemprov DKI bekerja sama dengan Pemerintah Pusat dan BMKG telah melakukan OMC dengan dua kali penyemaian awan.

Diharapkan dengan upaya ini bisa mengurangi tingginya curah hujan yang diprakirakan akan berlangsung hingga delapan jam.

"Karena memang hari ini seharusnya kalau tidak ada modifikasi cuaca, pasti tadi masih hujan, tapi dari jam 7.30 tadi kami sudah melakukan modifikasi cuaca," tandasnya.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya