Berita

Presiden RI Prabowo Subianto di Bandara Internasional Zurich, Swiss (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Tiba di Swiss, Prabowo Bakal Bicara Soal Prabowonomics di WEF Davos

KAMIS, 22 JANUARI 2026 | 12:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan di Inggris, Presiden RI Prabowo Subianto melanjutkan lawatannya ke Swiss pada Rabu waktu setempat, 21 Januari 2026. 

Berdasarkan informasi resmi, pesawat yang membawa Prabowo dan rombongan terbatas tiba di Bandara Internasional Zurich, Swiss, sekitar pukul 17.55 waktu setempat.

Usai menuruni tangga pesawat, Kepala Negara disambut secara resmi oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Konfederasi Swiss I Gede Ngurah Swajaya, bersama Atase Pertahanan KBRI Paris Marsekal Pertama TNI Hendra Gunawan, sebagai representasi diplomatik Indonesia di kawasan Eropa.


Usai tiba di Zurich, Presiden Prabowo dan rombongan langsung menuju hotel tempat bermalam selama berada di Swiss. 

Selama kunjungan kerja di Swiss, Presiden dijadwalkan menjadi salah satu pembicara dalam World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 yang berlangsung di Davos.

Menurut Teddy, pidato Prabowo akan memaparkan "Prabowonomics", istilah yang disebutnya merujuknya pada kerangka pemikiran ekonomi yang telah dirancang dan dijalankan, baik sebelum maupun selama masa kepemimpinannya sebagai Presiden, maupun capaian-capaian konkret yang telah diraih pemerintah dalam satu tahun terakhir.

“Intinya beliau akan berbicara mengenai konsep-konsep pemikiran ekonomi yang beliau pikirkan dan sudah beliau terapkan, selama beliau sebelum menjadi Presiden dan sejak menjadi Presiden hingga sekarang, dan beliau akan menceritakan hasil-hasil yang sudah pemerintah capai dalam satu tahun ini. Dan itu beliau sebut dengan Prabowonomics,” ujar Teddy.

WEF merupakan organisasi internasional nirlaba yang bersifat multistakeholder, dengan mandat mendorong kolaborasi dan dialog lintas sektor di antara para pemimpin dunia dalam menghadapi berbagai tantangan global. 

Mengusung tema “A Spirit of Dialogue”, acara tersebut menekankan urgensi dialog terbuka dan kerja sama konstruktif di tengah ketidakpastian ekonomi global serta dinamika geopolitik yang terus berkembang.

Di sela-sela rangkaian forum tersebut, Indonesia juga menyelenggarakan Indonesia Pavilion pada 19-23 Januari 2026 serta Indonesia Night pada 21 Januari 2026.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya