Berita

Menlu Sugiono (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Indonesia Umumkan Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump

KAMIS, 22 JANUARI 2026 | 10:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Indonesia secara resmi mengumumkan keputusannya bergabung dalam Board of Peace Gaza atau Dewan Perdamaian Gaza yang dibentuk atas inisiatif Presiden Amerika Serikat Donald  Trump. 

Keputusan tersebut disampaikan melalui unggahan Kementerian Luar Negeri RI di platform X, Kamis, 22 Januari 2026.

Dalam pernyataan bersama yang diunggah Kemlu, Indonesia bergabung bersama sejumlah negara lain, yakni Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, yang menyatakan kesediaan menjadi bagian dari Dewan Perdamaian tersebut.


“Para Menteri mengumumkan keputusan bersama negara mereka untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian. Setiap negara akan menandatangani dokumen bergabung sesuai dengan prosedur hukum dan prosedur lain yang diperlukan masing-masing negara,” tulis pernyataan resmi tersebut.

Para menteri luar negeri dari negara-negara terkait juga menyambut baik undangan Trump kepada para pemimpin mereka untuk berpartisipasi dalam Dewan Perdamaian Gaza. 

Lebih lanjut, mereka menegaskan komitmen bersama untuk mendukung pelaksanaan misi Dewan Perdamaiansebagaimana diatur dalam Rencana Komprehensif untuk Mengakhiri Konflik Gaza.

“Para Menteri menegaskan kembali komitmen negara mereka untuk mendukung pelaksanaan misi Dewan Perdamaian sebagai pemerintahan transisi, sebagaimana diuraikan dalam Rencana Komprehensif untuk Mengakhiri Konflik Gaza dan didukung oleh Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803,” lanjut pernyataan tersebut.

Dewan Perdamaian Gaza dibentuk bertujuan untuk mengkonsolidasikan gencatan senjata permanen, mendukung rekonstruksi Gaza, serta mendorong terwujudnya perdamaian yang adil dan berkelanjutan. 

Keanggotaan di dalamnya bersifat eksklusif dan hanya melalui undangan langsung dari Presiden AS.

Sejumlah negara yang menerima undangan tersebut memilih untuk tidak bergabung, di antaranya Prancis dan Kanada. 

Di sisi lain, sempat beredar laporan yang menyebutkan bahwa Trump menawarkan kursi permanen dalam Dewan Perdamaian Gaza dengan nilai mencapai 1 miliar Dolar AS.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya