Berita

Personel Posal Karangasem mengamankan ribuan burung ilegal. (Foto Dispenal)

Pertahanan

TNI AL Amankan Ribuan Burung Selundupan di Bali

KAMIS, 22 JANUARI 2026 | 04:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

TNI AL terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan kedaulatan laut Indonesia dari berbagai bentuk kejahatan di laut. 

Pos TNI AL (Posal) Karangasem di bawah komando Lanal Denpasar bersinergi dengan Satuan Pelayanan Karantina Padang Bai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan satwa liar jenis burung dari Lombok menuju Denpasar yang tidak dilengkapi dokumen resmi, Selasa malam, 20 Januari 2026.

Komandan Posal Karangasem bersama Kasatpel Karantina Padang Bai melaksanakan operasi pemeriksaan dan penyekatan kendaraan di Pelabuhan Padang Bai, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, menyusul informasi dari masyarakat terkait adanya pengiriman satwa liar ilegal.


Prajurit Posal Karangasem mengamankan satu unit truk berwarna putih dengan nomor polisi AG 9808 EF yang keluar dari KMP Dharma Ferry 8 di Dermaga I Pelabuhan Padang Bai. Kendaraan tersebut dikemudikan oleh supir berinisial “MH” dengan satu penumpang berinisial “M” yang diduga sebagai kurir pengangkut burung.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan oleh prajurit Posal Karangasem, petugas menemukan ribuan ekor burung berbagai jenis yang diangkut tanpa dilengkapi dokumen resmi dari BKSDA maupun Karantina. Selanjutnya, Posal Karangasem bersama Satpel Karantina Padang Bai dan tim Flight Protection Bird (Yayasan Terbang Indonesia) melaksanakan pengamanan dan pemeriksaan lanjutan.

Penghitungan jumlah dan jenis burung dilakukan di Kantor Satpel Karantina Padang Bai. Dari hasil pemeriksaan, diamankan sebanyak 6.860 ekor burung yang terdiri dari burung manyar betina 2.800 ekor, manyar jantan 680 ekor, manyar jambul 2.640 ekor, pleci 240 ekor, konin 200 ekor, sogon 40 ekor, pipih zebra 200 ekor, srigunting 20 ekor, dan prenjak gunung 40 ekor, yang dikemas dalam 172 keranjang. 

Diketahui burung-burung tersebut milik oknum berinisial “HM”, warga Kediri, Lombok Barat, yang rencananya akan dikirim dari Lombok Barat menuju pasar burung di Denpasar dengan penerima atas nama Komang.

Saat ini seluruh satwa liar hasil penyelundupan telah diamankan di Kantor Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Bali Satpel Padang Bai. Sementara itu, sopir, kurir, serta barang bukti diproses lebih lanjut oleh pihak Karantina Padang Bai dan selanjutnya akan diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah II Bali.

Keberhasilan ini menegaskan komitmen TNI AL, khususnya Lanal Denpasar, dalam mendukung penegakan hukum, perlindungan sumber daya hayati, serta mencegah praktik penyelundupan satwa liar melalui jalur laut wilayah Bali dan sekitarnya, sesuai dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

UPDATE

Perpres Pelindungan Ojol Jangan Berhenti di Atas Kertas

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:29

Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:16

Sakelar Cahaya di Dalam Otak

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:04

Kartu Nikah Digital Bisa Diakses melalui Simkah, Ini Caranya!

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:44

Nusron Wahid Bikin KPK Tidak Berkutik

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:24

Dulu di Depok Banyak Maling dan Begal, Sekarang Aman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:08

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Puluhan Korban Investasi Emas Polisikan Direksi PT DGJ

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:33

Tragedi Affan dan Bambang Jangan Terulang

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:14

Selengkapnya