Berita

Kapolsek Marau Ipda Septo Suria saat menghadiri pernyataan sikap damai masyarakat Desa Pelanjau Jaya, Kecamatan Marau terkait konflik agraria. (Foto: Dok. MRPAH)

Nusantara

Dihadiri Kapolsek, Warga Pelanjau Jaya Gelar Pernyataan Sikap Damai Atasi Konflik Agraria

RABU, 21 JANUARI 2026 | 22:27 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Masyarakat Desa Pelanjau Jaya, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang menggelar pernyataan sikap damai terkait konflik agraria di wilayah tersebut pada Rabu, 21 januari 2026.

Pernyataan sikap ini turut dihadiri Kapolsek Marau Ipda Septo Suria, Koordinator  Musyawarah Rakyat Pemilik Alas Hak (MRPAH) Budi Manto, Kepala Desa Pelanjau Jaya Lukas Perno, perwakilan DPC Arun Ketapang Yakarias Irawan, dan masyarakat sekitar.

"Perjuangan ini akan terus dilakukan secara konstitusional, damai, dan menjunjung tinggi hukum yang berlaku," kata Matheus dalam keterangan tertulisnya.


Senada, Kades Pelanjau Jaya Lukas Perno menyampaikan dukungan terhadap langkah dan perjuangan masyarakat di desanya.

"Pemerintah desa berdiri bersama warga dalam memperjuangkan hak-hak mereka, selama dilakukan dengan cara yang tertib dan sesuai aturan," kata Lukas.

Aksi pernyataan sikap ini berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif. Masyarakat Desa Pelanjau Jaya berharap aspirasi mereka dapat didengar oleh pemerintah dan pihak terkait agar konflik agraria dapat diselesaikan secara adil.

Dalam aksinya, MRPAH Pelanjau Jaya meminta pengakuan dan perlindungan atas alas hak masyarakat, penghentian sementara aktivitas di lahan bermasalah, serta penyelesaian menyeluruh yang transparan, adil, dan berpihak pada masyarakat.

Sementara itu, Kapolsek Marau menegaskan, kehadiran pihak kepolisian bertujuan untuk memastikan keamanan dan kelancaran jalannya aksi.

"Selama kegiatan dilakukan secara tertib, damai, dan tanpa tindakan anarkis, pihak kepolisian akan memberikan pengamanan penuh demi menjaga situasi tetap kondusif," kata Ipda Septo.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Purbaya Bakal Bahas Layer Baru Cukai Rokok Oktober, Pengusaha Ilegal Siap-Siap

Sabtu, 05 September 2026 | 20:23

Kasus Tahura Singlurus Pintu Masuk, Koptasi Minta Selisih LHV Batubara SSS Diusut

Sabtu, 05 September 2026 | 20:20

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

Gen Z Antusias, Ribuan Anak Muda Padati LFF 2026 Sejak Pagi

Sabtu, 05 September 2026 | 19:44

Menhut Perkuat Penyelamatan Satwa Liar di Tengah Karhutla Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 19:28

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Putusan Banding yang Meringankan di Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 05 September 2026 | 19:13

OMC Berhasil Datangkan Hujan, KLH Pastikan Karhutla di Kalbar dan Kalteng Terkendali

Sabtu, 05 September 2026 | 19:00

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ini Sejarah Letusannya

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

BAIK Bangkit dari Suspensi, Siapkan Jurus Pulihkan Kinerja

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

Kemenhut Siapkan Call Center Rescue 24 Jam Tangani Satwa Liar Terdampak Karhutla

Sabtu, 05 September 2026 | 18:37

Selengkapnya