Berita

Koordinator BEM SI Bengkulu, Kelvin Malindo.

Nusantara

Dugaan Korupsi Dana Hibah KPU Lebong, Kejati Bengkulu Dicurigai Masuk Angin

RABU, 21 JANUARI 2026 | 21:41 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Penanganan dugaan korupsi dana hibah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebong senilai Rp20,5 miliar menuai kritik. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu dinilai tertutup dan terkesan lamban menindaklanjuti laporan.

“Laporan sudah masuk sejak 17 Juli 2025. Tapi sampai sekarang publik seperti dibiarkan gelap. Tidak ada kejelasan, tidak ada perkembangan yang disampaikan secara terbuka,” ujar Koordinator Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Wilayah Bengkulu, Kelvin Malindo, dalam keterangannya, Rabu, 21 Januari 2026.

Dugaan korupsi dana hibah KPU Lebong senilai Rp20,5 miliar yang bersumber dari APBD Lebong Tahun Anggaran 2024 itu dilaporkan oleh Abdul Khadir ke Kejati Bengkulu. Namun, lebih dari enam bulan berlalu gaung proses hukumnya nyaris tak terdengar.


Sebelumnya, Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Kejati Bengkulu, Wenharnol, sempat menyatakan komitmen untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Sayangnya, janji itu hingga kini belum dibarengi langkah konkret yang bisa dipantau publik.

Situasi makin memicu kecurigaan setelah beredar informasi bahwa sejumlah pihak terlapor diduga telah dipanggil dan dimintai keterangan secara senyap. Tidak ada rilis resmi, tidak ada konferensi pers, bahkan tanpa penjelasan ke masyarakat.

Jika kabar tersebut benar, BEM SI menilai praktik itu berpotensi mencederai prinsip transparansi dan akuntabilitas penegakan hukum.

“Ini menyangkut uang negara. Penanganannya harus terang-benderang. Jangan sampai muncul kesan ada yang ditutup-tutupi atau ‘masuk angin’,” sentil Kelvin.

BEM SI Wilayah Bengkulu pun mendesak Kejati Bengkulu segera membuka ke publik sejauh mana perkembangan penanganan perkara dugaan korupsi dana hibah KPU Lebong tersebut.

Menurut mereka keterbukaan adalah kunci menjaga kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum, terutama dalam kasus yang menjadi sorotan luas warga Lebong.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Kabakom Sebut Kebijakan Ekonomi Prabowo Makin Inklusif, Upah Buruh Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:20

B50 jadi Andalan Presiden Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:44

Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Diperpanjang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:26

Masuk PSN, Agrinas Palma Siapkan Model Pengelolaan Sawit Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:20

IHSG Parkir Zona Hijau, Rupiah Nyaris Tembus Rp18.100 per Dolar AS

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:54

Kreativitas Jadi Kunci Koperasi Bertahan dan Berkembang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:41

Menkeu Pastikan Gaji ASN Tak Lewat Kopdes

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:34

Bahlil Dikejar Deadline DIM RUU Migas

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:32

Konser Andrea Bocelli dan Peluang Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:23

AsetKu Dukung Literasi Keuangan Bersama AFPI di Jakarta Financial Festival 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:06

Selengkapnya