Berita

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli:

Disparitas UMP Tak Bisa Selesai Satu Tahun

RABU, 21 JANUARI 2026 | 15:57 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Persoalan disparitas upah minimum masih menjadi tantangan struktural dan tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan perbedaan upah minimum antarwilayah, termasuk selisih antara Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta dan daerah penyangga seperti Bekasi, merupakan realitas yang harus dihadapi pemerintah.

"Disparitas (UMP) tentu tidak bisa selesai dalam satu tahun," kata Yassierli kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 21 Januari 2026.


Ia menjelaskan bahwa kebijakan upah tidak bisa diseragamkan dalam satu angka, karena ada wilayah dengan kenaikan yang terlalu tinggi dan wilayah lain masih rendah.

Namun, Yassierli tidak mengungkap target waktu  kapan kesenjangan tersebut akan dituntaskan. 

Sebelumnya, dalam rapat bersama Komisi IX DPR, pemerintah menerima masukan DPR agar ada peta jalan yang lebih jelas terkait penyelesaian kesenjangan upah minimum dengan kebutuhan hidup layak (KHL).

"Kita terima bahwa harus ada sebuah roadmap bagaimana disparitas atau adanya gap upah minimum dengan KHL itu kapan, berapa lama akan bisa dicapai," pungkas Yassierli.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya