Berita

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon (kiri) dan Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Kemenbud Turun Tangan soal Keraton Surakarta Asal Bukan Konflik Keluarga

RABU, 21 JANUARI 2026 | 15:26 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) menegaskan akan tetap turun tangan menjaga Keraton Surakarta sebagai cagar budaya nasional. 

Namun, Kemenbud dipastikan membatasi intervensi negara hanya pada urusan pelestarian dan akuntabilitas penggunaan dana publik, bukan konflik internal keluarga.

"Kita tentu peduli terhadap cagar budaya peringkat nasional, seperti Keraton Kasunanan Surakarta. Karena ini harus kita jaga, kita lindungi, kita kembangkan, kita manfaatkan sebagai warisan budaya kita," kata Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 21 Januari 2026.


Meski begitu, Fadli menegaskan, persoalan yang menyangkut dinamika internal keluarga keraton tetap diserahkan untuk dimusyawarahkan secara internal.

Menurut Fadli, negara berkepentingan memastikan keberlanjutan keraton sekaligus mencegah penyalahgunaan dana hibah. 

"Tidak bisa bantuan itu diserahkan kepada pribadi seperti yang selama ini terjadi," kata Fadli.

Ia menekankan bantuan pemerintah merupakan uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel.

Terkait langkah Kemnbud menunjuk Panembahan Agung Tedjowulan sebagai penengah atau fasilitator, Fadli menganggap hal tersebut justru bertujuan untuk menjauhkan keraton dari perpanjangan konflik.

"Kita berharap kepada Panembahan Agung Tedjowulan ini menjadi mediator, asimilator untuk rembuk keluarga besar dari Keraton Kasunanan Surakarta," kata Fadli. 

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya