Berita

Bupati Pati, Sudewo. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Politik

Gerindra Kecewa Bupati Pati Terjerat Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan

RABU, 21 JANUARI 2026 | 12:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad angkat bicara terkait penetapan tersangka Bupati Pati yang merupakan kader Gerindra Sudewo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan jual beli jabatan.

Dasco mengaku menyesalkan kasus tersebut menimpa kader Gerindra. Pasalnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sudah berkali-kali menegaskan kepada para kader agar tidak terlibat praktik rasuah.

“Sehingga apa yang kemudian dilakukan dan terjadi itu sangat kami sesalkan,” kata Dasco kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu 21 Januari 2026.


Kendati demikian, Dasco menyatakan bahwa pihaknya tetap menghormati proses hukum yang tengah dilakukan oleh KPK. 

“Tentunya kami silakan ikuti proses hukum yang pada saat ini sedang berlaku,” kata Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra ini.

Bupati Pati Sudewo ditetapkan sebagai tersangka dugaan pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati.

Sudewo ditetapkan tersangka bersama tiga orang lainnya sebagai tersangka usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Tiga orang lainnya adalah Abdul Suyono selaku Kepala Desa (Kades) Karangrowo Kecamatan Jakenan, Sumarniono selaku Kades Arumanis Kecamatan Jaken, dan Karjan selaku Kade Sukorukun Kecamatan Jaken.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya