Berita

Data pelacakan kapal yang diunggah akun X Charlie B (Foto: X)

Dunia

Kapal Kargo Iran Berlayar Dekat Gugus Tempur Kapal Induk AS di Selat Malaka

RABU, 21 JANUARI 2026 | 10:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah kapal kargo milik Iran terpantau berlayar dalam jarak dekat dengan gugus tempur Angkatan Laut Amerika Serikat yang dipimpin kapal induk USS Abraham Lincoln (CVN-72) saat melintasi Selat Malaka, dekat Singapura, dalam perjalanan menuju kawasan Teluk Persia.

Data pelacakan kapal menunjukkan bahwa kapal kargo Iran Arvin (IMO 9193202) berada di jalur pelayaran yang sama dengan tiga kapal Angkatan Laut AS yang merupakan bagian dari Carrier Strike Group (CSG) USS Abraham Lincoln. 

Informasi ini pertama kali diunggah oleh pengguna X, Charlie B, yang membagikan peta pergerakan sejumlah kapal yang bergerak ke arah barat di Selat Malaka.


"Sebuah kapal Iran Kapal Pengangkut Curah (ARVIN, IMO 9193202) berlayar tepat di lokasi dan arah yang sama dengan kapal-kapal dalam Gugus Tempur Kapal Induk AS," tulis Charlie B dalam unggahannya, seperti dikutip dari Maritime Executive, Rabu, 21 Januari 2026. 

Kapal Arvin diketahui bertolak dari Shanghai pada 5 Januari dan dijadwalkan tiba di Pelabuhan Bandar Abbas, Iran, pada 4 Februari. 

Selama pelayaran, kapal tersebut tercatat mengaktifkan sistem Automatic Identification System (AIS) dan bergerak dengan kecepatan stabil tanpa penyimpangan rute yang mencurigakan.

Kendati demikian, keberadaan kapal Iran itu membuka kemungkinan pelaporan aktivitas CSG kepada otoritas di Teheran.

Kapal kargo Arvin, yang memiliki kode GT39424, tercatat masuk dalam daftar sanksi Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri (OFAC) Departemen Keuangan AS. 

Kapal ini dikenai sanksi sekunder karena keterkaitannya dengan Islamic Republic of Iran Shipping Lines (IRISL) dan telah terdaftar sejak 8 Juni 2020.

Selama tiga tahun terakhir, Arvin diketahui secara eksklusif melayani rute pelayaran antara China dan Iran. Pola ini dinilai tidak menunjukkan peran intelijen secara penuh, berbeda dengan kapal-kapal lain yang terkait IRISL seperti MV Saviz dan MV Behshad yang sebelumnya beroperasi di Laut Merah.

Disebutkan pula bahwa sebagai prosedur rutin, kapal tersebut kemungkinan akan melaporkan keberadaan kapal perang AS yang terpantau kepada manajemen kapal di Iran untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan IRGC.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya