Berita

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). (Foto: Kemenhaj)

Politik

Petugas Haji Jangan Hanya Terima Honor tapi Hilang Saat Jemaah Butuh

RABU, 21 JANUARI 2026 | 09:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) harus memiliki kedisiplinan dalam melayani jemaah, khususnya saat berada di Arab Saudi.

Inspektur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Dendi Suryadi, dalam arahannya kepada peserta Diklat PPIH Arab Saudi Tahun 1447 H/2026 M, mengingatkan agar tidak ada lagi petugas yang hanya hadir saat menerima honor, namun menghilang ketika jemaah membutuhkan pelayanan.

“Jangan sampai terima honor, tapi di Arab Saudi justru menghilang dan tidak melayani jemaah,” tegas Dendi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, dikutip Rabu, 21 Januari 2026.


Ia pun menyoroti sikap petugas pada saat bertugas di kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Menurutnya, petugas yang sudah berhaji harus tetap mengenakan seragam dan harus menjadi teladan bagi jemaah haji.

Dendi juga mengingatkan agar petugas tidak bersikap membangkang dan menolak perintah pimpinan.

“Jangan jadi petugas yang bangkang, tidak mau diperintah. Ikuti perintah atasan dan pimpinan langsung,” ujarnya.

Selain soal kedisiplinan kerja, Dendi juga menekankan pentingnya menjaga etika dan perilaku sehari-hari. Ia mengingatkan petugas agar tidak merokok sembarangan dan tidak membuang sampah di sembarang tempat. 

“Kalau tidak bisa membersihkan, jangan ikut mengotori,” katanya tegas.

Dalam arahannya, Dendi kembali mengingatkan nilai-nilai spiritual yang harus dipegang petugas haji. Dia mengatakan agar jangan remehkan amal kecil. Bisa jadi justru amal kecil itulah yang menjadi sebab kita masuk surga.

Ia menekankan pentingnya kekompakan dan kerja sama seluruh unsur PPIH, termasuk merangkul KBIHU dan PPIH kloter agar pelayanan jemaah berjalan optimal. Menurut Dendi, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tidak diukur dari kemewahan fasilitas, melainkan dari kondisi jemaah.

“Indikator keberhasilan itu sederhana: jemaah wafat sangat sedikit atau tidak ada, tidak ada jemaah yang hilang, dan tidak ada jemaah yang bersedih,” pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya