Berita

Direktur Eksekutif Center for Budget Analisis (CBA) Uchok Sky Khadafi. (Foto: Facebook)

Bisnis

Efisiensi APBN Bakal Lanjut, Harga Pertalite Bisa Naik

SELASA, 20 JANUARI 2026 | 23:49 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Presiden Prabowo Subianto diprediksi bakal kembali mengencangkan ikat pinggang APBN pada 2026. Kebijakan efisiensi Rp750 triliun pada 2025 dinilai belum akan berhenti, bahkan sasaran pemangkasan diperkirakan makin “ngena” ke kantong rakyat.

Direktur Eksekutif Center for Budget Analisis (CBA) Uchok Sky Khadafi menilai sinyal efisiensi lanjutan sudah terang-benderang. Isyarat disampaikan langsung Presiden Prabowo saat pidato pengantar RUU APBN 2026 dan Nota Keuangan di DPR, Senayan, Agustus lalu.

“Pesan Presiden sangat jelas. Efisiensi anggaran akan dilanjutkan pada 2026,” kata Uchok Sky dalam keterangannya, Selasa, 20 Januari 2026.


Bedanya, kalau tahun lalu yang dipangkas adalah belanja kementerian/lembaga serta transfer ke daerah, tahun depan arah pemotongan bisa bergeser. CBA memprediksi pos-pos yang bersentuhan langsung dengan masyarakat justru berpotensi jadi korban.

Salah satu yang paling rawan adalah subsidi. Pada 2026, total subsidi diproyeksikan mencapai Rp318,8 triliun. Dari jumlah itu, subsidi energi menjadi yang paling gemuk, yakni Rp210,1 triliun.

Menurut Uchok, lonjakan anggaran subsidi energi menjadi alasan kuat pemerintah untuk melakukan pemangkasan. “Ada kenaikan subsidi energi dari 2025 ke 2026 sebesar Rp26,2 triliun. Ini sangat mungkin dijadikan dasar untuk dipotong,” ujarnya.

Jika itu terjadi, dampaknya nyaris pasti dirasakan langsung rakyat. Harga BBM bersubsidi, terutama Pertalite, berpeluang naik. Saat ini, harga Pertalite masih bertahan di kisaran Rp10.000 per liter.

“Kalau subsidi energi dipangkas, harga Pertalite bisa dinaikkan. Tinggal soal waktu dan keberanian pemerintah,” tegas Uchok.

CBA memperkirakan, kenaikan harga BBM bersubsidi bisa terjadi sebelum atau sesudah Lebaran. Semuanya bergantung pada kondisi sosial di masyarakat dan kalkulasi politik pemerintah.

Lebih jauh, Uchok menduga pemangkasan subsidi bukan tanpa tujuan. Dana yang dihemat diperkirakan bakal dialihkan untuk membiayai dua pos jumbo dalam APBN 2026, yakni program Makan Gizi Gratis (MBG) dan pembayaran utang negara.

Untuk MBG, pemerintah menyiapkan anggaran fantastis Rp268 triliun demi menjangkau 82,9 juta penerima manfaat. Sementara kewajiban pembayaran utang jatuh tempo pada 2026 diperkirakan tembus Rp718,8 triliun.

“Subsidi dipotong, lalu dananya dialihkan untuk Makan Gizi Gratis dan bayar utang. Ini sangat mungkin terjadi,” pungkas Uchok.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Prediksi Mossad Gagal, Netanyahu Disebut Murka ke Direktur Intelijen

Senin, 23 Maret 2026 | 13:39

Kasus Andrie Yunus Bisa Diusut Timwas Intelijen DPR

Senin, 23 Maret 2026 | 13:23

Pengamat: Trump Inkonsisten Soal Selat Hormuz

Senin, 23 Maret 2026 | 13:09

Daftar Negara yang Terancam Bangkrut Akibat Perang Iran

Senin, 23 Maret 2026 | 12:53

Gebrakan Xiaomi SU7 2026: Ludes 15 Ribu Unit dalam 34 Menit, Daya Jelajah Tembus 900 Km!

Senin, 23 Maret 2026 | 12:37

H+2 Lebaran, Emas Antam Turun Rp50 Ribu

Senin, 23 Maret 2026 | 12:35

WFH Jangan Ganggu Kinerja Perusahaan, DPR Minta Pemerintah Hati-hati

Senin, 23 Maret 2026 | 12:31

124 Perusahaan Truk Kena Sanksi Saat Lebaran, Mayoritas Pelanggaran ODOL

Senin, 23 Maret 2026 | 12:08

Menhub Siapkan Strategi Khusus Amankan Arus Balik Lebaran 1447 H Lintas Sumatra-Jawa

Senin, 23 Maret 2026 | 11:27

DJP: Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta, Lapor SPT Tahunan Capai 8,7 Juta

Senin, 23 Maret 2026 | 11:03

Selengkapnya