Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: BBC)

Dunia

Putin Diajak Trump Gabung Dewan Perdamaian Gaza

SELASA, 20 JANUARI 2026 | 14:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

 Presiden Rusia Vladimir Putin disebut telah menerima undangan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk bergabung dalam Board of Peace Gaza atau Dewan Perdamaian Gaza yang ia bentuk. 

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan undangan tersebut masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut antara Moskow dan Washington. 

“Presiden Putin juga menerima undangan untuk bergabung dalam Board of Peace ini,” kata Peskov, seperti dikutip dari AFP, Selasa, 20 Januari 2026. 


Ia menambahkan bahwa Rusia sedang berupaya untuk “mengklarifikasi semua nuansa” terkait tawaran tersebut, tanpa menyebutkan apakah Putin cenderung menerima undangan itu atau tidak.

Gedung Putih diketahui telah menghubungi sejumlah tokoh dunia untuk duduk dalam Dewan Perdamaian Gaza, yang akan diketuai langsung oleh Presiden AS Donald Trump. 

Badan tersebut bertujuan menangani berbagai konflik berkepanjangan di dunia, termasuk situasi di Gaza.

Hubungan Rusia dengan kawasan Timur Tengah sendiri mengalami pergeseran dalam beberapa tahun terakhir. Moskow sebelumnya berupaya menjaga keseimbangan hubungan dengan semua pihak utama di kawasan, termasuk Israel dan Palestina. 

Namun Perang di Ukraina dan konflik di Gaza juga telah membebani hubungan Rusia dengan Israel, yang selama ini memiliki komunitas besar warga keturunan Rusia. Kremlin berulang kali mengkritik respons Israel terhadap serangan 7 Oktober dan menyerukan sikap menahan diri.

“Jalur Gaza sedang mengalami bencana kemanusiaan dalam arti yang sesungguhnya,” kata Putin, seperti dikutip kantor berita RIA Novosti, dalam pertemuannya dengan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas pada Mei lalu.

“Rusia, sebagai sahabat rakyat Palestina, berupaya memberikan bantuan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya