Berita

Pesawat militer AS (Foto: AFP)

Dunia

AS Kirim Pesawat Militer ke Greenland, Denmark Tambah Pasukan

SELASA, 20 JANUARI 2026 | 11:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Amerika Serikat mengirimkan pesawat militer dari North American Aerospace Defense Command (NORAD) ke Greenland. 

Langkah tersebut dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan keinginannya untuk mengambil alih wilayah semi-otonom milik Denmark tersebut.  

NORAD menyebutkan pesawat akan segera tiba di Pituffik Space Base untuk mendukung sejumlah kegiatan yang sudah lama direncanakan.  


"Mereka akan mendukung berbagai kegiatan NORAD yang telah lama direncanakan, berdasarkan kerja sama pertahanan yang berkelanjutan antara Amerika Serikat dan Kanada, serta Kerajaan Denmark," tulis NORAD, seperti dikutip dari The Week, Selasa, 20 Januari 2026. 

NORAD juga menegaskan bahwa pengerahan pesawat dilakukan dengan koordinasi penuh bersama Denmark dan Greenland.  

“Kegiatan ini telah dikoordinasikan dengan Kerajaan Denmark, dan semua pasukan pendukung beroperasi dengan izin diplomatik yang diperlukan. Pemerintah Greenland juga telah diinformasikan tentang kegiatan yang direncanakan,” tambah pernyataan tersebut.  

Sementara itu, Denmark meningkatkan kehadiran militernya di Greenland. Menurut laporan Financial Times, beberapa pesawat yang membawa pasukan dan perlengkapan militer Denmark telah mendarat di pulau tersebut pada Senin, 19 Januari 2026. 

Latihan militer multinasional yang dipimpin Denmark sebelumnya juga melibatkan pasukan dari Jerman, Swedia, Prancis, Norwegia, Belanda, dan Finlandia. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan Eropa terhadap Denmark dalam menghadapi ancaman Trump.  

Trump sendiri tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan militer untuk menguasai Greenland. Ia bahkan mengancam akan mengenakan tarif pada negara-negara Eropa jika kesepakatan tidak tercapai. 

Situasi ini menambah tekanan pada NATO, aliansi pertahanan Barat yang sudah terguncang akibat perang di Ukraina dan sikap Trump yang menuntut sekutu meningkatkan belanja pertahanan.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya