Berita

Petugas BPBD DKI melakukan persiapan OMC. (Foto: BPBD)

Nusantara

Operasi Modifikasi Cuaca Perlu untuk Tekan Risiko Bencana

SELASA, 20 JANUARI 2026 | 10:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kebijakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta merupakan langkah paling tepat dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem seperti saat ini.

Menurut Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Manuara Siahaan, berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), tingkat kelembapan udara, curah hujan, serta kecepatan angin berada di luar batas normal. 
Dalam kondisi tersebut, kata dia, OMC menjadi metode utama yang paling memungkinkan untuk menekan risiko bencana, khususnya banjir di Jakarta.

“Modifikasi cuaca adalah pilihan terbaik saat ini. Cuaca memang kuasa alam, tetapi manusia diberi kecerdasan dan pengetahuan untuk meminimalkan risikonya, apalagi dampaknya sangat besar bagi Jakarta,” ujarnya, Senin, 19 Januari 2026.

“Modifikasi cuaca adalah pilihan terbaik saat ini. Cuaca memang kuasa alam, tetapi manusia diberi kecerdasan dan pengetahuan untuk meminimalkan risikonya, apalagi dampaknya sangat besar bagi Jakarta,” ujarnya, Senin, 19 Januari 2026.

Meski demikian, ia menekankan, pelaksanaan modifikasi cuaca harus dilakukan pada waktu yang tepat dan berbasis kajian ilmiah. 

Untuk itu, Manuara meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI telah menganalisis pola dan kurva curah hujan secara matang sebelum menentukan waktu pelaksanaan OMC.

“Penentuan timing itu ada ilmunya. Kalau sudah diputuskan mulai tanggal tertentu, saya percaya itu sudah melalui pertimbangan teknis yang matang. Apalagi modifikasi cuaca ini berbiaya besar, jadi jangan dilakukan kalau memang belum mendesak,” katanya.

Manuara menambahkan bahwa kondisi cuaca sejak akhir Desember hingga awal Januari menunjukkan urgensi dilakukannya intervensi melalui OMC sebagai langkah mitigasi.

Lebih lanjut, ia juga mengapresiasi kerja sama Pemprov DKI dengan TNI Angkatan Udara (AU) dalam pelaksanaan modifikasi cuaca. Menurutnya, kolaborasi tersebut mencerminkan prinsip efisiensi, efektivitas, serta tanggung jawab bersama antar-lembaga.

“Dengan dukungan teknologi dan data radar hidrometeorologi yang dikombinasikan dengan data BMKG, akurasi penentuan lokasi penyemaian awan tentu semakin baik. Pelibatan Angkatan Udara sudah sangat tepat,” tandasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya