Berita

Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi Partai NasDem, M Shadiq Pasadigoe. (Foto: Tim media Nasdem)

Politik

Sosialisasi KUHP-KUHAP Baru Kunci Hindari Kebingungan Publik

SELASA, 20 JANUARI 2026 | 07:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Hukum diminta untuk menyusun peta jalan sosialisasi KUHP dan KUHAP baru secara sistematis, berjenjang, dan berkelanjutan. 

Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi Partai NasDem, M Shadiq Pasadigoe, mengatakan, peta jalan tersebut penting agar pemahaman aturan hukum yang baru itu seragam, sekaligus mencegah perbedaan penafsiran dalam implementasinya.

“Program hukum harus menjawab kebutuhan riil masyarakat. Targetnya harus terukur, sasarannya jelas, dan implementasinya tidak menimbulkan kebingungan di lapangan,” ungkap Shadiq, lewat keterangan resminya dikutip di Jakarta, Selasa, 20 Januari 2026.


Shadiq menegaskan, keberhasilan kebijakan hukum tidak semata-mata diukur dari aspek administratif, tetapi dari sejauh mana kepastian dan rasa keadilan benar-benar dirasakan oleh rakyat. 

Terkait penerapan KUHP dan KUHAP yang baru, Shadiq menilai sosialisasi menjadi kunci utama. Negara harus memastikan seluruh unsur dalam inner cycle of state memiliki pemahaman yang sama dan utuh.

"Komisi XIII DPR RI akan terus mengawal kebijakan dan program Kementerian Hukum agar ke depan lebih fokus, terarah, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas," pungkas Shadiq.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya