Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: BPI Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Diminta Rebut Kembali Kedaulatan Negara yang Diambil Oligarki

SELASA, 20 JANUARI 2026 | 02:40 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Mantan Sekretarsis Kementerian BUMN Muhammad Said Didu menyatakan Presiden Prabowo Subianto harus menegakkan kedaulatan negara yang kini sudah terkooptasi oleh oligarki.

Hal itu ia sampaikan pada podcast Madilog bersama Indra J Piliang dikutip redaksi dalam kanal YouTube Forum Keadilan TV, Selasa, 20 Januari 2026.

“Nah (pada) kesempatan ini saya ingin menjelaskan bahwa agenda terbesar Prabowo kalau masih mau memperbaiki negara adalah merebut kembali kedaulatan negara yang sudah diambil oleh oligarki,” ujar Said Didu.


Ia pun menuding praktik oligarki yang begitu masif saat ini tidak lepas dari kepemimpinan 10 tahun Jokowi. Dan kemudian dilanjutkan oleh Geng Solo dengan polisi atau partai coklat sebagai garda terdepan. 

“Saya mengatakan mungkin atas skenario Solo yang dikendalikan, dilaksanakan oleh parcok dan aparat hukum lain-lain,” jelasnya.

Aktivis senior ini lantas membeberkan bahwa kedaulatan yang dimaksud mulai dari ekonomi, politik, hingga hukum. 

“Mereka sudah mengambil hampir semua aset ekonomi dan lain-lain diambil oleh oligarki. Saya kasih contoh saja, puncaknya di sepuluh tahun (kepemimpinan) Jokowi,” pungkas Said Didu.


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Bahlil Dinilai Main Dua Kaki untuk Menjaga Daya Tawar Golkar

Senin, 09 Februari 2026 | 12:07

Informan FBI Ungkap Dugaan Epstein Mata-mata Mossad

Senin, 09 Februari 2026 | 12:02

Purbaya Ungkap Penyebab Kericuhan PBI BPJS Kesehatan: 11 Juta Orang Dicoret Sekaligus

Senin, 09 Februari 2026 | 11:55

Mantan Menteri Kebudayaan Prancis dan Putrinya Terseret Skandal Epstein

Senin, 09 Februari 2026 | 11:38

Mensos: PBI BPJS Kesehatan Tidak Dikurangi, Hanya Direlokasi

Senin, 09 Februari 2026 | 11:32

Industri Tembakau Menunggu Kepastian Penambahan Layer Cukai

Senin, 09 Februari 2026 | 11:26

Langkah Prabowo Kembangkan Energi Terbarukan di Papua Wujud Nyata Keadilan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:25

WNA China Tersangka Kasus Emas 774 Kg Diamankan Saat Diduga Hendak Kabur ke Perbatasan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:16

Tudingan Kapolri Membangkang Presiden Adalah Rekayasa Opini yang Berbahaya

Senin, 09 Februari 2026 | 10:51

Februari 2026 Banjir Tanggal Merah: Cek Long Weekend Imlek & Libur Awal Puasa

Senin, 09 Februari 2026 | 10:46

Selengkapnya