Berita

Tim SAR gabungan mengoptimalkan penggunaan pesawat dan helikopter untuk menjangkau lokasi pencarian pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar yang sulit diakses melalui jalur darat. (Foto: Dispenau)

Presisi

Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung

Tim DVI Polda Sulsel Terima Data Antemortem Keluarga

SENIN, 19 JANUARI 2026 | 17:58 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pengumpulan data antemortem korban kecelakaan Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) terus berjalan. 

Hingga Senin 19 Januari 2026, sudah delapan data antemortem diperoleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan Seluruhnya berasal dari keluarga korban.

“Update delapan orang keluarga yang sudah dilakukan pemeriksaan antemortem,” Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Didik Supranoto saat dikonfirmasi.


Didik mengatakan, data antemortem dibutuhkan dalam proses identifikasi. Nantinya data tersebut akan dicocokan dengan data postmortem yang diambil dari jenazah korban.

Ia pun meminta pihak keluarga untuk bersabar. Terkait informasi terbaru bisa menghubungi Biddokes Polda Sulsel.

“Kalau ada keluarga yang menanyakan bisa menanyakan ke Kompol ABD Rahman (nomor handphone) 085388889928, Dokter Asnani (nomor handphone) 0811469088,” kata Didik.

Jumlah manifest dalam pesawat terdiri dari kru yakni Kapten Andi Dahananto, Muhammad Farhan Gunawan, Restu Adi, Dwi Murdiono, Florencia lolita, Esther Aprilia.

Ada pula tiga penumpang dari tim air surveillance Direktorat Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) yakni Analisa Pengamat, Penata Muda Tingkat 1 Ferry Irrawan, Penata Muda 1 Deden Mulyana selaku Pengelola Barang Milik Negara, dan Yoga Naufal selaku Operator Foto Udara.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Kasus Blueray Diduga Puncak Gunung Es Skandal Bea Cukai

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:58

Atasi Masalah Sampah dan Parkir, Pansus Matangkan Raperda Pasar Rakyat ?

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:57

Sekjen Gelora: Gugurnya Khamenei Peringatan Keras bagi Dunia

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:07

Alarm Bagi Pekerja, Ini Daerah Rawan Telat Pembayaran THR

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:57

9 Pendukung Iran Tewas Ditembak saat Menerobos Konsulat AS di Pakistan

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:43

Para Petinggi PSI di Sumsel Loncat ke PDIP

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:20

PKB Dukung Niat Baik Prabowo jadi Juru Damai Iran-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:54

AS Ikut Israel Serang Iran, Al Araf: Indonesia Seharusnya Mundur dari BoP

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:19

Sukabumi Terjangkit 54 Kasus Demam Berdarah Sepanjang Januari 2026

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:59

KPK Ultimatum Salisa Asmoaji

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:33

Selengkapnya