Berita

Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi Alhamid. (Foto: Istimewa)

Politik

Awas Tumpang Tindih Kewenangan soal Wacana TNI Tangani Terorisme

SENIN, 19 JANUARI 2026 | 17:43 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Wacana keterlibatan TNI dalam penanganan terorisme tidak bisa serta-merta ditolak atau diterima begitu saja. Dibutuhkan kajian mendalam agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan. 

Demikian dikatakan Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi Alhamid melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin 19 Januari 2026.

Ulama asal Malang Raya ini menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara peran Polri dan TNI sesuai dengan amanat reformasi.


“Kita harus hati-hati. Jangan sampai demokrasi terganggu, tapi juga jangan menutup ruang diskusi,” kata Habib Syakur.

Habib Syakur berharap DPR bersikap bijak dalam membahas pasal terorisme dalam RUU TNI. Ia menekankan bahwa prinsip hukum harus tetap dijaga, di mana Polri berperan dalam penegakan hukum dan TNI fokus pada pertahanan negara. 

“Kalau dicampuradukkan, bisa menimbulkan kebingungan. Karena itu, DPR perlu mendengar aspirasi masyarakat dan pakar,” kata Habib Syakur.

Menurut Habib Syakur, demokrasi adalah tanggung jawab bersama. Ia mengingatkan agar masyarakat ikut mengawal proses legislasi agar tidak terjadi kemunduran dalam reformasi. 

“Reformasi sudah jelas memisahkan peran Polri dan TNI. Kita harus memastikan agar prinsip itu tetap terjaga,” kata Habib Syakur.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya