Berita

Ilustrasi Pilkada. (Foto: Istimewa)

Politik

Pilkada via DPRD atau E-voting cuma Jalan Pintas Tanpa Selesaikan Masalah

SENIN, 19 JANUARI 2026 | 12:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Wacana Pilkada melalui DPRD maupun Pilkada langsung namun melalui e-voting, cenderung hanya sebagai jalan pintas tanpa menyelesaikan persoalan.

Pengamat politik Ubedilah Badrun menilai dua gagasan terkait sistem pelaksanaan pilkada tersebut, tidak menyelesaikan problem pelik di lapangan, yaitu terkait biaya politik yang mahal dan kebiasaan politik uang (money politics).

Terkait biaya politik yang mahal, pengamat yang akrab disapa Ubed ini mengaku tidak menemukan komitmen konkret dari partai politik (parpol) maupun elite yang ingin memberantas transaksional politik di Pilkada.


"Kalau partai berkuasa itu bisa, ngumpulin semua berantas ini (transaksional politik dan politik uang). Jadi nggak perlu beralih," kata Ubed kepada RMOL, Senin 19 Januari 2026.

Dosen ilmu politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) itu memandang, solusi praktis untuk tetap bisa menjaga kedaulatan rakyat dalam memilih pemimpinnya, bisa saja melalui e-voting. Namun menurutnya, tidak ada jaminan persoalan politik uang dan tranksaksional politik tidak terjadi di dalam prosesnya.

"Siapa yang bisa menjamin agar e-voting tidak ada gangguan. Hacker banyak sekali, sementara teknologi kita masih belum oke," kata Ubed.

Oleh karena itu, Ubed lebih mendorong adanya penguatan penegakan hukum Pilkada dalam rencana perubahan Undang-Undang (UU) Pilkada, daripada mencari jalan pintas untuk sistem pelaksanaan pilkada mendatang.

"Yang dipentingkan itu usaha untuk mengatasi problem itu," kata Ubed.

"Justru ini sudah kasih solusi yang bypass (jalan pintas). Kita malah akan mundur kembali ke masalah," sambungnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya