Berita

Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa (Foto: AFP)

Dunia

Suriah Kuasai Ladang Migas di Sungai Eufrat setelah Berdamai dengan SDF

SENIN, 19 JANUARI 2026 | 12:28 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Suriah mengumumkan gencatan senjata dengan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin kelompok Kurdi, menyusul bentrokan sengit selama beberapa hari terakhir di wilayah timur laut negara itu. 

Berdasarkan kesepakatan, SDF setuju menarik pasukan dari wilayah barat Sungai Eufrat. Perjanjian juga mencakup pengambilalihan seluruh perlintasan perbatasan serta ladang minyak dan gas. 

Tentara Suriah dilaporkan telah merebut kota Tabqa, bendungan strategis di barat Raqqa, serta ladang minyak Omar dan ladang gas Conoco di Deir Az Zor, yang merupakan sumber energi terbesar di negara tersebut.


Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa mengatakan bahwa perjanjian tersebut memungkinkan institusi negara Suriah kembali beroperasi di tiga provinsi timur dan utara, yakni al-Hasakah, Deir Az Zor, dan Raqqa, yang sebelumnya berada di bawah kendali SDF.

“Kami menasihati suku-suku Arab untuk tetap tenang dan memungkinkan pelaksanaan ketentuan-ketentuan dalam perjanjian ini,” ujar al-Sharaa, seperti dimuat Al Jazeera, Senin, 19 Januari 2026. 

Menurut isi kesepakatan, administrasi SDF yang selama ini mengelola tahanan dan kamp ISIL (ISIS), termasuk pasukan penjaganya, akan diintegrasikan ke dalam struktur negara. 

Dengan demikian, pemerintah Suriah akan memegang penuh tanggung jawab hukum dan keamanan atas fasilitas-fasilitas tersebut. 

Selain itu, SDF juga akan mengajukan daftar nama untuk mengisi jabatan militer, keamanan, dan sipil tingkat tinggi di pemerintahan pusat sebagai bentuk kemitraan nasional.

Pengumuman gencatan senjata disampaikan al-Sharaa setelah pertemuannya dengan Utusan Khusus Amerika Serikat untuk Suriah, Tom Barrack, di Damaskus. 

Kepala SDF Mazloum Abdi batal hadir dalam pertemuan tersebut karena cuaca buruk.

Media Kurdi Rudaw melaporkan bahwa Abdi dijadwalkan mengunjungi Damaskus pada Senin dan telah mengonfirmasi penarikan SDF dari Deir Az Zor dan Raqqa.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

UPDATE

Empat Anggota TNI Penyiram Air Keras Sebaiknya Diadili di Pengadilan Sipil

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:05

Tiga Kecelakaan di Tol Jateng Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:01

Kejahatan Perang Trump

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:36

Hadiri Jakarta Bedug Festival, Pramono Tekankan Kebersamaan Sambut Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:14

Kenapa Pemimpin Iran Mudah Sekali Diserang Israel-AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:07

Bamsoet Apresiasi Kesigapan TNI dan Polri Tangani Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:23

Hukum Militer, Lex Specialis, dan Ujian Akuntabilitas dari Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:04

Korlantas Gagal Tangani Arus Mudik

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:00

Dokter Tifa Ngaku Dikuatkan Roy Suryo yang Masih Waras

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:29

Air Keras dari Orang Dalam

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:11

Selengkapnya