Berita

Anies Rasyid Baswedan saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Gerakan Rakyat. (Foto: Instagram Anies Baswedan)

Politik

Partai Baru “Early Booking” Pilpres 2029

SENIN, 19 JANUARI 2026 | 12:04 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Deklarasi dua partai politik baru yang langsung mengunci dukungan kepada calon presiden dinilai sebagai sinyal perubahan pola kontestasi politik nasional. 

Teranyar, Partai Gema Bangsa (PGB) secara terbuka menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto, sementara Partai Gerakan Rakyat (PGR) memposisikan diri sebagai partai pendukung Anies Baswedan untuk Pemilihan Presiden 2029.

Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago, menilai langkah ini menunjukkan bahwa politik Indonesia memasuki era baru yang bisa disebut sebagai “early booking” Pilpres, di mana partai bahkan belum melewati verifikasi dan pemilu legislatif, tetapi sudah menjual arah dukungan presidensial.


“Ini bukan sekadar deklarasi dukungan, melainkan strategi branding. Partai baru hari ini tidak lagi menjual ideologi atau program, tetapi menjual kepastian, mereka berdiri di kubu siapa,” ujarnya kepada wartawan, Senin, 19 Januari 2026.

Menurutnya, fenomena ini menandai pergeseran fungsi partai politik. Jika sebelumnya partai menjadi arena kaderisasi dan perumusan gagasan, kini sebagian partai baru lahir justru sebagai instrumen elektoral untuk figur tertentu. 

"Capres bukan hasil proses partai, melainkan titik awal kelahiran partai itu sendiri," katanya.

Deklarasi dini tersebut juga dibaca sebagai respons atas semakin padatnya pasar politik. Dengan banyaknya partai dan figur yang bersaing, partai baru memilih jalan pintas untuk langsung mengikat emosi pemilih lewat tokoh yang sudah dikenal publik.

“Dalam konteks ini, Pilpres 2029 diperlakukan seperti konser besar yang tiketnya dijual jauh-jauh hari. Siapa cepat memesan panggung, dia yang lebih dulu terlihat,” kata Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia ini. 

Namun, strategi ini dinilai memiliki konsekuensi jangka panjang. Ketika identitas partai terlalu melekat pada satu figur, daya tawar partai bisa melemah jika dinamika politik berubah. Selain itu, ruang dialog kebijakan berisiko tergeser oleh narasi personalisasi politik yang berkepanjangan.

Arifki menambahkan, deklarasi cepat juga memperpanjang suhu kompetisi politik nasional. Polarisasi tidak lagi muncul menjelang pemilu, tetapi berpotensi menjadi latar permanen dalam kehidupan politik sehari-hari.

“Pilpres 2029 belum resmi dimulai, tetapi cara berpikir elite politik sudah berada di tahun itu. Ini pertanda bahwa siklus politik kita makin pendek, sementara masa kampanye makin panjang,” tandasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bezzecchi Juara MotoGP Mandalika, Martin Kembali ke Puncak Klasemen

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:27

Prabowo dan El-Sisi Kecam Keras Pembangunan Permukiman Ilegal Israel

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:20

Gus Lilur Minta KPK Usut Dugaan Aliran Dolar di Muktamar NU

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:06

Quiles Juara Moto3 Mandalika, Veda Ega Finis Keenam

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:52

Koperasi Didorong Bergerak ke Sektor Produksi Hingga Keuangan

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:44

Mesir Tambah Beasiswa untuk Mahasiswa Kedokteran, Teknik, dan Sains Indonesia

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:42

20 Kapolres dan Kapolresta Pulau Jawa Dirombak Jenderal Suyudi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:33

Prabowo Bidik Penguatan Ekonomi RI-Mesir Lewat Perjanjian Dagang dan Dana Investasi Bersama

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:14

Krisman Harefa Gugat MSIG Life Insurance Indonesia Rp1 Miliar ke PN Jaksel

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:11

Muzakarah Tauhid Sufi Jadi Momentum Perkuat Persatuan Umat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:01

Selengkapnya