Berita

Ilustrasi. (Foto: RMOLBanten)

Nusantara

7 Ribu Guru Berebut 40 Kursi Kepsek di Banten

SENIN, 19 JANUARI 2026 | 06:55 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten mulai menggelar seleksi calon kepala sekolah untuk jenjang SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) tahun 2026.

Persaingan diprediksi berlangsung ketat mengingat rasio ketersediaan posisi yang sangat terbatas dibandingkan dengan jumlah peminat yang membludak.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten, sebanyak 7.000 guru tercatat mendaftarkan diri pada tahap awal. 


Namun, setelah melalui proses verifikasi dokumen yang tertuang dalam surat nomor 800.1/21329-Dindikbud/2025 mengenai Seleksi Administrasi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS), hanya 900 guru yang dinyatakan lolos ke tahap berikutnya.

Kepala Dindikbud Provinsi Banten Jamaludin mengonfirmasi bahwa saat ini proses seleksi masih berada pada tahap pendataan dan pemetaan awal.

"Sudah ada 900 pendaftar yang lolos seleksi administrasi. Prosesnya masih berjalan dan cukup panjang," ujar Jamaludin dikutip Kantor Berita RMOLBanten, Minggu, 18 Januari 2026.

Tingkat kompetisi pada seleksi tahun ini tergolong tinggi. Dindikbud Banten menyebutkan hanya tersedia sekitar 40 kursi kepala sekolah yang akan diisi.

Artinya, seorang pendaftar harus menyisihkan setidaknya 22 kandidat lainnya untuk bisa menduduki jabatan tersebut.

Jamaludin tidak menampik ketatnya persaingan tersebut. Meski demikian, ia menjelaskan bahwa mekanisme kelulusan akan diatur berdasarkan pemetaan kebutuhan di tiap wilayah.

"Kebutuhannya sekitar 40 posisi, tetapi penentuan akhirnya berbasis wilayah. Sebagai gambaran, jika di satu wilayah dibutuhkan empat kepala sekolah, kami akan menyiapkan cadangan enam hingga tujuh orang yang memenuhi kualifikasi terbaik," jelasnya.

Di tengah sorotan publik mengenai tata kelola pendidikan, Jamaludin menegaskan bahwa rekrutmen ini dilakukan secara selektif dan mengacu pada regulasi yang berlaku. 

Aspek kemampuan manajerial dan kepemimpinan menjadi poin utama dalam penjaringan kali ini guna memastikan kualitas satuan pendidikan di Banten tetap terjaga.

Saat ini, para kandidat yang lolos administrasi masih menunggu jadwal uji kompetensi dan rangkaian tes lainnya. 

"Semua berjalan sesuai prosedur. Kami memastikan seleksi ini objektif untuk mendapatkan pemimpin sekolah yang benar-benar berkompeten," pungkas Jamaludin.
 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya