Berita

Arif Yulianto (tengah). (Foto: RMOLJatim/Al Farabi)

Nusantara

Narasi Bung Karno Lahir di Jombang Harus jadi Perhatian Pemkab

SENIN, 19 JANUARI 2026 | 02:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Narasi sejarah kelahiran Ir Soekarno atau Bung Karno di Ploso Jombang merupakan aset besar. 

Hal itu diutarakan pemerhati sejarah di Jombang, Arif Yulianto guna mengingatkan semua pihak, terutama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang.

Menurut Arif, narasi sejarah tentang Bung Karno yang lahir di Ploso, Jombang dengan segala instrumennya adalah sebuah aset besar yang seharusnya dikelola dengan baik.


Ia menilai narasi sejarah tersebut dapat berdampak positif bagi perekonomian masyarakat dan juga pendapatan bagi Pemkab Jombang.

"Seharusnya dalam hal ini Pemkab Jombang responsif menangkap peluang tersebut," ujar Cak Arif akrab disapa dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Minggu 18 Januari 2026.

Berdasarkan narasi sejarah yang ada saat ini, baik kajian Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Jombang maupun data-data para penelusur sejarah, Bung Karno diyakini lahir di Ploso, Jombang pada 6 Juni 1902. Terbukti dari sejumlah data tertulis maupun cerita-cerita tutur yang ada.

Pria asal Kesamben Jombang itu menegaskan seharusnya ini menjadi sebuah kebanggaan bahwa Bung Karno yang merupakan Proklamator dan juga Presiden Pertama RI, lahir di Jombang.

"Dengan narasi sejarah yang ada ini, seharusnya menjadikan sebuah komitmen kuat bagi Pemkab Jombang untuk serius. Tidak cukup hanya jadi perspektif saja, harus jadi komitmen," jelas dia.

Cak Arif menyampaikan, beberapa hal bisa dilakukan oleh Pemkab Jombang, mulai penetapan situs kelahiran Bung Karno menjadi cagar budaya peringkat kabupaten, hingga langkah-langkah pelestarian dan pemanfaatan.

"Bekas rumah kelahiran Bung Karno di Ploso informasinya masih milik pribadi. Ini seharusnya mulai dipikirkan jika perlu dibeli oleh Pemkab. Ini jejak orang penting, harusnya juga penting untuk mulai dipikirkan," imbuhnya.

Dia berharap pemerintah memberi perhatian terhadap hal ini dan mulai memikirkan bila rumah itu direkonstruksi. Kemudian tentang penataan lingkungan, termasuk juga soal UMKM-nya.

"Jadi, ini adalah aset yang luar biasa," tegasnya.

Cak Arif yang juga wartawan media cetak di Jawa Timur ini juga mengungkap bahwa Cak Nas waktu itu menyampaikan, jika nanti sudah ditetapkan sebagai cagar budaya peringkat Kabupaten sebagai Situs Kelahiran Bung Karno, maka bekas rumah di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso diharapkan dapat dilakukan pemugaran oleh pemerintah.

"Dan terpenting nilai-nilai kebangsaan yang dicetuskan oleh Bung Karno bisa diajarkan kepada para generasi muda seperti kepada para pelajar di sekolah. Dan juga ketika nanti dikembangkan menjadi destinasi wisata warisan sejarah, juga harus ada transformasi nilai-nilai kebangsaan di lokasi tersebut," pungkasnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya