Berita

Aksi massa HAMI di depan gedung Kejaksaan Agung RI pada Kamis, 15 Januari 2026. (Foto: Dokumentasi HAMI)

Hukum

Kejagung Diminta Periksa Dugaan Korupsi Oknum Pejabat Kemenkeu

MINGGU, 18 JANUARI 2026 | 23:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Laporan Himpunan Aktivis Milenial Indonesia (HAMI) terkait adanya penyalahgunaan wewenang dan dugaan korupsi oknum pejabat Kementerian Keuangan berinisial RLM diharapkan mendapat respons dari Kejaksaan Agung (Kejagung).

Hal itu disampaikan Sekjen Matahukum, Mukhsin Nasir, menanggapi laporan HAMI ke Kejagung pada Kamis, 15 Januari 2026 terkait dugaan korupsi yang dilakukan pejabat Kemenkeu.  

"Penanganan kasus itu harus fair dan berkeadilan termasuk dalam kasus penyalahgunaan jabatan di lingkungan Kemenkeu," jelas Daeng Mukhsin akrab disapa dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu malam, 18 Januari 2026.


"Kita mendorong supaya persoalan dugaan korupsi ini bisa tuntas dan selesai. Supaya fokus pemimpin bangsa kita betul-betul bisa sejahterakan rakyat," sambungnya.

Sebelumnya ratusan massa dari HAMI melakukan aksi di depan Kejaksaan Agung RI pada Kamis, 15 Januari 2026.

Koordinator Lapangan HAM-I, Faris dalam orasinya menyebut bahwa aparat penegak hukum harus memanggil dan memeriksa salah seorang Staf Ahli Kemenkeu yang sebelumnya menjabat sebagai staf ahli di lingkungan BKPM. 

"Kasus ini sebagai peringatan serius bagi integritas penyelenggaraan negara dan sistem pengawasan birokrasi. Dugaan penerimaan fasilitas dari pihak swasta oleh pejabat publik dinilai tidak hanya melanggar etika jabatan, tetapi juga membuka ruang luas terjadinya konflik kepentingan, penyalahgunaan kewenangan, serta pembusukan moral kekuasaan," kata Faris.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Purbaya Bakal Bahas Layer Baru Cukai Rokok Oktober, Pengusaha Ilegal Siap-Siap

Sabtu, 05 September 2026 | 20:23

Kasus Tahura Singlurus Pintu Masuk, Koptasi Minta Selisih LHV Batubara SSS Diusut

Sabtu, 05 September 2026 | 20:20

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

Gen Z Antusias, Ribuan Anak Muda Padati LFF 2026 Sejak Pagi

Sabtu, 05 September 2026 | 19:44

Menhut Perkuat Penyelamatan Satwa Liar di Tengah Karhutla Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 19:28

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Putusan Banding yang Meringankan di Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 05 September 2026 | 19:13

OMC Berhasil Datangkan Hujan, KLH Pastikan Karhutla di Kalbar dan Kalteng Terkendali

Sabtu, 05 September 2026 | 19:00

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ini Sejarah Letusannya

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

BAIK Bangkit dari Suspensi, Siapkan Jurus Pulihkan Kinerja

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

Kemenhut Siapkan Call Center Rescue 24 Jam Tangani Satwa Liar Terdampak Karhutla

Sabtu, 05 September 2026 | 18:37

Selengkapnya