Berita

Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono. (Foto: RMOL)

Politik

Wamen LH Akui Cuaca Ekstrem Bukan Satu-Satunya Pemicu Bencana Sumatera

MINGGU, 18 JANUARI 2026 | 22:39 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Penurunan tutupan lahan selama bertahun-tahun tanpa intervensi perbaikan menjadi bom waktu ekologis yang memicu bencana di Sumatera. 

Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono mengungkap, data degradasi tutupan lahan terjadi secara konsisten dalam rentang waktu panjang.

"Dari 2009 sampai 2024, tutupan lahan turun 20.000 hektare," ujar Wamen Diaz dikutip dari siniar YouTube Orang Penting pada Minggu, 18 Januari 2026.


Ia menyebut, kerusakan lingkungan yang terjadi di Indonesia tidak bisa terus-terusan ditutupi dengan alasan cuaca semata. Penurunan tutupan lahan ini terjadi di Daerah Aliran Sungai Batang Toru, Sumatera Utara yang sebelumnya memiliki tutupan lahan sekitar 151.000 hektare kini menyusut 131.000 hektare.

Menurut Diaz, kondisi tersebut memperparah dampak anomali cuaca ekstrem yang melanda Sumatera pada akhir November 2025. Curah hujan yang sangat tinggi memicu banjir besar dan longsor di wilayah dengan topografi curam dan daya dukung tanah yang lemah.

Ia mengamini faktor iklim memang berperan, tetapi bukan satu-satunya penyebab bencana. Menurutnya, pembukaan lahan, alih fungsi kawasan, dan lemahnya pengawasan mempercepat kerusakan ekologis yang sudah lama terjadi.

"Tutupan lahan makin berkurang, dan kita tidak bisa menyalahkan cuaca semuanya," kata Diaz.

Maka dari itu, Diaz menyebut pemerintah mulai memperkuat langkah pengawasan dan penegakan hukum terhadap aktivitas yang merusak lingkungan. Kementerian Lingkungan Hidup telah memanggil dan mengawasi sejumlah perusahaan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta membuka peluang penindakan pidana jika ditemukan pelanggaran serius.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

UPDATE

Komisi IX Dukung Pakai Label Harga pada Menu MBG

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:05

Transjakarta, LRT Jakarta, dan MRT Jakarta Gratis Saat Lebaran 2026

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:45

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

Pendaftaran Mudik Gratis Pemkot Kota Bekasi Dibuka 3 Maret

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:29

Kenali Aturan Baru Umrah Ramadan dari Arab Saudi

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:19

Merger Raksasa Pakan Ternak, Momentum Kebangkitan Peternak Lokal

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:08

Aktivasi Akun Coretax Nyaris Tembus 15 Juta, Lapor SPT Tahunan 4,95 Juta

Sabtu, 28 Februari 2026 | 14:57

Lebaran 2026: Ini Stasiun, Bandara, Terminal, dan Pelabuhan Terpadat Saat Arus Mudik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 14:25

Gelar Pasar Murah Ramadan Tangerang Raya, Legislator PAN: Arahan Ketum

Sabtu, 28 Februari 2026 | 14:04

Trem di Italia Anjlok Hantam Bangunan, Dua Tewas Puluhan Terluka

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:31

Selengkapnya