Berita

Representative Image (Foto: North Africa Post)

Dunia

Kesuksesan Afcon 2025 Bukti Maroko Siap Jadi Panggung Piala Dunia 2030

MINGGU, 18 JANUARI 2026 | 21:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Piala Afrika (Afcon) 2025 yang digelar di Maroko pada 21 Desember 2025 hingga 18 Januari 2026 mencatat kesuksesan besar dan memecahkan berbagai rekor. 

Harian Prancis Le Monde menilai turnamen tersebut sebagai salah satu edisi Afcon yang paling tertata rapi dalam sejarah, sekaligus menjadi bukti kesiapan Maroko menuju Piala Dunia 2030.

Menurut Le Monde, lebih dari 50 pertandingan yang berlangsung di enam kota tuan rumah berjalan tanpa insiden besar. Kondisi ini menegaskan kemampuan Maroko dalam mengelola keamanan dan operasional ajang olahraga internasional. 


“Tidak ada insiden besar yang tercatat setelah lebih dari lima puluh pertandingan dimainkan di enam kota di kerajaan tersebut,” tulis Le Monde, seperti dikutip Minggu, 18 Januari 2026.

Kesuksesan Afcon 2025 juga menunjukkan kesiapan stadion dan infrastruktur Maroko. Turnamen ini dinilai sebagai uji coba skala besar menuju Piala Dunia 2030, dengan tingkat pengendalian operasional, kesiapan infrastruktur, dan kekuatan komersial yang dinilai sangat solid. 

Capaian tersebut tak lepas dari kebijakan jangka panjang Raja Mohammed VI yang menjadikan sepak bola sebagai bagian penting strategi nasional.

Antusiasme penonton mencapai tingkat tertinggi dalam sejarah Afcon. Saat tim nasional Maroko melaju hingga final, stadion-stadion di Rabat, Casablanca, Tangier, Marrakech, Fez, dan Agadir selalu dipadati penonton. 

Zona penggemar bahkan meluber, seiring kedatangan suporter dari berbagai negara Afrika dan luar benua.

Lonjakan penonton itu berdampak besar pada sisi komersial. Afcon 2025 tercatat sebagai yang paling sukses secara bisnis, dengan rekor baru dalam nilai sponsor, jangkauan siaran global, serta eksposur media.

“Sponsorship mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, jangkauan siaran global meluas, dan visibilitas acara tersebut memecahkan rekor CAF,” demikian laporan penyelenggara.

Dari sisi fasilitas, stadion-stadion Maroko menuai banyak pujian. Stadion Pangeran Moulay Abdallah di Rabat disebut tampil dengan kualitas rumput, teknologi siaran, dan pengelolaan penonton berstandar dunia. 

Maroko juga tengah menyiapkan Grand Stade de Casablanca yang dirancang menjadi stadion terbesar di dunia dan diproyeksikan sebagai kandidat lokasi final Piala Dunia 2030.

Selain stadion, Afcon 2025 turut menguji kesiapan infrastruktur nasional. Jaringan kereta cepat, jalan raya, bandara, serta sektor perhotelan mampu menangani lonjakan pengunjung dengan baik. 

Bagi CAF, keberhasilan ini menjadi pesan kuat bahwa Maroko dan sepak bola Afrika siap menggelar ajang global dengan standar internasional tertinggi.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya