Berita

Putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Yenny Wahid. (Foto: Dok. FPTI)

Politik

Presiden Harus Dikelilingi Orang-Orang Genuine dan Loyal

MINGGU, 18 JANUARI 2026 | 20:56 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Seorang kepala negara harus dikelilingi orang-orang terdekat, tulus, dan loyal agar arah kepemimpinan tetap berjalan di jalur yang benar.

Pandangan itu disampaikan putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Zannuba Ariffah Chafsoh alias Yenny Wahid. Menurutnya, lingkaran Presiden Prabowo Subianto harus menyampaikan realitas, termasuk kabar buruk.

Hal ini penting agar kepala negara bisa membangun sistem yang memungkinkan untuk mendengar bahkan melihat langsung kondisi rakyat.


"Seorang pemimpin harus menciptakan sebuah sistem di mana dia harus mendengarkan. Dia bisa mendengarkan semua realita yang ada di masyarakat agar jalannya benar," kata Yenny dalam podcast Bikin Terang, Sabtu, 17 Januari 2026.

Menurut Yenny, kemampuan mendengar menjadi krusial ketika pemimpin mengendalikan negara dengan skala besar. Pemimpin tidak bisa hanya mengandalkan laporan formal karena bawahan kerap takut menyampaikan hal yang tidak menyenangkan.

"Jadi yang paling penting adalah kupingnya ini harus dipasang, harus bikin sistem. Ibaratnya menaruh kabel di mana-mana. Karena nanti (mungkin) anak buahnya enggak berani ngomong," ujarnya.

Mengacu pada pengalamannya mendampingi sang ayah sebagai Presiden ke-4, Yenny mengaku sering mengambil peran sebagai penyampai kabar buruk.

"Waktu zaman Gus Dur mengambil peran sebagai orang yang membawa kabar buruk. Saya selalu mengatakan, ‘Iya, Pak, tapi begini, Pak.’ Gitu, berat banget," ujarnya.

Meski kerap membuat pemimpin tidak nyaman, peran tersebut justru penting karena bisa menjadi kunci keselamatan kepemimpinan.

"Penting sekali seorang pemimpin punya orang-orang di sekelilingnya yang memang betul-betul genuine, yang loyal karena dan mau menjaga keselamatan pemimpinnya,” pungkas Yenny.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya