Berita

Kotak oranye yang ditemukan tim sar gabungan dalam pencarian pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulu Saraung, Kabupaten Pangkep. (Foto: Tangkapan Layar)

Nusantara

Klarifikasi TNI: Kotak Oranye yang Ditemukan Bukan Black Box Pesawat ATR 42-500

MINGGU, 18 JANUARI 2026 | 20:28 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Danrem 141/Toddopuli, Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan meralat pernyataan usai konferensi pers terkait temuan kotak oranye dalam pencarian pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulu Saraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Brigjen Andre Clift sebelumnya menyebut kotak berukuran sekitar 20x30 cm adalah black box pesawat yang ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB.

"Setelah dicek kembali itu bukan black box, hanya warnanya sama," kata Brigjen Andre Clift, Minggu malam, 18 Januari 2026.


Ia memastikan, kotak oranye yang ditemukan tersebut adalah Emergency Locator Transmitter (ELT) atau pendeteksi radar.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan menambahkan, black box biasanya diletakkan di bagian belakang badan pesawat. Namun kotak oranye yang ditemukan berbeda letak.

"Itu memang terpasang di kepala pesawat, kalau black box itu biasanya di belakang. Tadi kami konfirmasi yang menemukan bahwa dia menemukan di (bagian) depan," tambah Andi Sultan dalam konferensi yang sama.

Atas temuan tersebut, Brigjen Andre Clift meluruskan informasi yang ia sampaikan dalam sesi tanya jawab dengan awak media sebelumnya.

"Jadi apa yang tadi dikonfirmasikan saya, saya ralat. Berdasarkan penelitian lebih mendalam, itu bukan black box. Terima kasih," tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya