Berita

Soft launching Klinik Pusat Pelayanan Kesehatan dan Rehabilitasi (PPKR) Aceh Tamiang. (Foto: BSMI)

Nusantara

BSMI Tidak Pergi Saat Bencana di Aceh Usai

MINGGU, 18 JANUARI 2026 | 14:33 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) melakukan soft launching Klinik Pusat Pelayanan Kesehatan dan Rehabilitasi (PPKR) Aceh Tamiang di Jalan Medan-Banda Aceh, Medang Ara, Karang Baru, Aceh Tamiang, Aceh pada Minggu 18 Januari 2026. Hal ini sebagai wujud komitmen pendampingan jangka panjang bagi masyarakat terdampak banjir Sumatera.

Ketua Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) BSMI, Prof. Basuki Supartono menegaskan bahwa pendirian Klinik PPKR merupakan bagian dari komitmen kemanusiaan yang berkelanjutan.

“BSMI tidak akan meninggalkan Aceh sampai masyarakat Aceh benar-benar terpenuhi kebutuhan kesehatannya. Bagi kami, kemanusiaan tidak berhenti ketika status bencana dinyatakan selesai," kata Prof. Basuki melalui keterangan tertulisnya.


Ia menjelaskan bahwa BSMI telah lama hadir mendampingi Aceh sejak musibah tsunami 2004, termasuk dengan mendirikan Rumah Sakit BSMI di Lamlagang serta sejumlah klinik di wilayah Trienggading, Pidie.

“Dalam rangkaian bencana banjir Sumatera, BSMI mengirimkan relawan ke tiga wilayah terdampak, yakni Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Dari seluruh wilayah tersebut, Aceh menjadi salah satu yang paling terdampak, khususnya Aceh Tamiang," kata Prof. Basuki.

Sementara itu, PJ Klinik PPKR Aceh Tamiang, Apt. Juliansyah Putra menyampaikan bahwa Klinik Pratama BSMI Aceh Tamiang diharapkan menjadi pusat layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat.

“Klinik ini kami rancang agar mudah diakses oleh masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang mampu," kata Juliansyah.

Menurutnya, Klinik PPKR tidak hanya berfokus pada layanan kuratif, tetapi juga menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat pascabencana.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya