Berita

Kegiatan istighosah digelar di Pandeglang, Banten untuk memperingati Isra Mi'raj dan mendoakan korban terdampak bencana alam. (Foto: Dok. Pribadi)

Nusantara

Istighosah Ulama Pandeglang Doakan Pemulihan Korban Terdampak Becana

MINGGU, 18 JANUARI 2026 | 13:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW di Kabupaten Pandeglang, Banten diisi dengan kegiatan doa bersama atau istighosah ulama dan santri.

Istighosah digelar di Pondok Pesantren Fathul Ma’ani, Desa Kananga, Kecamatan Menes, pada Jumat malam, 16 Januari 2026 dihadiri Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi, pengurus PSI Provinsi Banten, Anggota DPRD PSI Banten, serta masyarakat sekitar.

“Istighosah dan doa bersama ini merupakan ikhtiar spiritual kami untuk memperkuat solidaritas, khususnya di Banten,” kata pembina PSI Banten, Ian Pribadi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 18 Januari 2026.


Rangkaian acara diisi dengan lantunan shalawat, zikir, serta doa bersama untuk masyarakat, khususnya korban terdampak bencana alam agar segera pulih.

“Kami juga mendoakan saudara-saudara kita yang beberapa waktu lalu tertimpa musibah agar diberi kekuatan, dipercepat pemulihannya, dan bisa segera bangkit,” imbuhnya.

Istighosah ini juga digelar sebagai bentuk silaturahmi dan doa bersama untuk masyarakat Pandeglang yang tengah menghadapi berbagai musibah.

“Ini bukan untuk kepentingan apa pun, tapi sebagai ikhtiar kami untuk belajar, bersilaturahmi, dan berdoa bersama. Apalagi masyarakat Pandeglang belakangan ini banyak diuji musibah, termasuk banjir,” tambah Ketua DPW PSI Banten M Hafiz Ardianto.

Ia berharap bencana yang melanda Pandeglang segera berakhir sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal. Hafiz juga memohon doa agar kader PSI dapat menjalankan amanah.

“Kami mohon doa dari para ulama, kiai, dan masyarakat agar kami bisa amanah. Mudah-mudahan kami bisa bersinergi dan memberi manfaat bagi masyarakat Pandeglang,” pungkasnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya