Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: CNN)

Dunia

Trump Jual Kursi Permanen Dewan Perdamaian Gaza Seharga Rp16,9 Triliun

MINGGU, 18 JANUARI 2026 | 13:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump diisukan meminta negara-negara yang menginginkan kursi permanen di Gaza Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza untuk menyetor dana sedikitnya 1 miliar dolar AS ( Rp16,9 triliun). 

Dewan tersebut akan bertugas mengawasi rekonstruksi Jalur Gaza sekaligus memastikan perlucutan senjata Hamas.

Mengutip laporan Bloomberg News pada Minggu, 18 Januari 2026, ketentuan tersebut tertuang dalam draf piagam Dewan Perdamaian Gaza. Dalam dokumen itu dijelaskan bahwa masa jabatan anggota pada umumnya dibatasi maksimal tiga tahun.


“Setiap Negara Anggota akan menjalani masa jabatan tidak lebih dari tiga tahun sejak piagam ini mulai berlaku, dengan kemungkinan diperpanjang oleh Ketua Dewan,” demikian bunyi draf piagam tersebut.

Namun, aturan itu tidak berlaku bagi negara yang memberikan kontribusi finansial besar.

“Masa jabatan tiga tahun tidak akan berlaku bagi Negara Anggota yang menyumbangkan lebih dari 1 miliar dolar AS dalam bentuk dana tunai kepada Board of Peace dalam tahun pertama berlakunya piagam ini,” tulis dokumen tersebut.

Menurut Bloomberg, piagam itu mendeskripsikan BoP sebagai sebuah organisasi internasional yang bertujuan mempromosikan stabilitas, memulihkan tata kelola pemerintahan yang dapat diandalkan dan sah, serta mengamankan perdamaian jangka panjang di wilayah yang terdampak atau terancam konflik.

Dewan ini baru akan resmi berdiri setelah sedikitnya tiga negara menyetujui piagam tersebut.

Hingga laporan itu diterbitkan, pejabat Gedung Putih belum memberikan tanggapan resmi. 

Gedung Putih sebelumnya mengumumkan bahwa Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, Utusan Khusus AS Steve Witkoff, Jared Kushner, serta mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair akan menjadi bagian dari anggota pendiri BoP.

Lebih dari 60 negara dilaporkan telah diundang untuk bergabung. Beberapa pemimpin dunia juga mengonfirmasi undangan tersebut. 

Presiden Argentina Javier Milei menyatakan telah menerima undangan dari Trump dan menyampaikan terima kasih kepada Presiden AS itu. 

Media Kanada melaporkan bahwa Perdana Menteri Kanada Mark Carney juga diundang dan menerima tawaran tersebut.

Sementara itu, pemerintah Turki menyebut Presiden Recep Tayyip Erdogan termasuk di antara calon anggota BoP.

Kementerian Luar Negeri Mesir mengatakan tengah mengkaji undangan bagi Presiden Abdel Fattah El-Sisi untuk bergabung dalam dewan tersebut.

Pembentukan Gaza Board of Peace ini dinilai akan menjadi langkah kontroversial pemerintahan Trump, terutama karena skema pendanaan besar yang dikaitkan langsung dengan status keanggotaan permanen di dalamnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya