Berita

Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) dan satu personel Basarnas diterjunkan ke lokasi jatuhnya pesawat ATR 42-500. (Foto: Istimewa)

Politik

TNI AU Terjunkan Korpasgat ke Lokasi Jatuhnya Pesawat ATR

MINGGU, 18 JANUARI 2026 | 10:29 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

TNI Angkatan Udara (TNI AU) menugaskan lima prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) dan satu personel Basarnas ke lokasi jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu, 18 Januari 2026.

Para prajurit dikirim menggunakan helikopter H225M Caracal milik Skadron Udara 8 untuk mempercepat proses evakuasi. Lokasi tersebut dikenal memiliki kontur pegunungan terjal dan vegetasi lebat sehingga membutuhkan kemampuan khusus dalam proses pencarian dan penyelamatan.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama TNI, I Nyoman Suadnyana menyebut para prajurit Korpasgat yang diterjunkan memiliki keahlian khusus dalam operasi di medan ekstrem. Setibanya di lokasi jatuh pesawat, mereka langsung menyiapkan langkah awal proses evakuasi serta pengamanan area sekitar.


Selain melalui jalur udara, TNI AU juga mengerahkan prajurit gabungan melalui jalur darat. Unsur tersebut terdiri atas prajurit Pangkalan TNI AU (Lanud) Sultan Hasanuddin, Yon Parako 473 Korpasgat, serta Yon Arhanud 23 Korpasgat.

“Tim darat tersebut bergabung dengan unsur SAR lainnya serta masyarakat setempat untuk memperkuat upaya pencarian dan evakuasi,” jelasnya.

Pengerahan unsur udara dan darat dilakukan secara simultan guna mempercepat penanganan di lokasi kejadian. TNI AU menilai sinergi antarlembaga dan keterlibatan masyarakat setempat menjadi faktor penting dalam menghadapi tantangan medan pegunungan Bulusaraung.

TNI AU berkomitmen mendukung proses evakuasi serta membantu otoritas terkait dalam penanganan lanjutan insiden tersebut. Seluruh langkah yang dilakukan tetap mengedepankan keselamatan personel yang terlibat di lapangan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya