Berita

Komika Pandji Pragiwaksono. (Foto: Netflix)

Politik

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

MINGGU, 18 JANUARI 2026 | 07:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pelaporan komika Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya terkait materi stand up comedy bertajuk Mens Rea yang dinilai menimbulkan kegaduhan publik dan mengandung unsur penistaan agama mendapat tanggapan dari politikus PKS, Tifatul Sembiring.

Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika itu meminta agar persoalan ini disikapi secara lebih tenang dan proporsional. Menurutnya, materi yang disampaikan Pandji masih berada dalam batas kewajaran.

“Mas Pandji Pragiwaksono menurut saya, nggak usah terlalu di-cari-cari delik hukumnya. Sebatas potongan-potongan stand up comedy dia, saya lihat masih dalam batas-batas kewajaran,” ujar Tifatul lewat akun X miliknya, Minggu, 18 Januari 2026.


Ia menilai gaya kritik yang disampaikan Pandji merupakan bagian dari ekspresi generasi muda dalam menyuarakan kegelisahan terhadap persoalan bangsa. Karena itu, ia meminta generasi yang lebih tua untuk bersabar dan mencoba memahami sudut pandang tersebut.

“Paling tidak bagi generasi baby boomers yang sudah umur ini, bersabar. Coba memahami kritik-kritik apa yang dipersoalkan oleh generasi milenial terhadap masalah bangsa,” jelasnya.

Tifatul juga menekankan bahwa perbedaan gaya komunikasi antar generasi adalah hal yang wajar dan alami. Menurutnya, generasi muda memiliki cara sendiri dalam menyampaikan kritik dan pertanyaan tentang arah masa depan bangsa.

“Memang gaya bicaranya seperti itu. Mereka ingin tahu, sebenarnya bangsa ini mau dibawa ke mana. Generasi inilah yang kelak akan menggantikan orang-orang yang sudah pada tua bangka ini. Itu natural,” bebernya.

Karena itu, ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah tersinggung dan membawa perbedaan pendapat ke ranah hukum. 

“Jadi nggak usah baperan, aduin ke polisi dan sebagainya. Akhirnya toh nggak diaku. Dikit-dikit penistaan, dikit-dikit penistaan. Nggak usah baperan lah,” pungkas Tifatul.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya