Berita

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral periode 2014-2016, Sudirman Said. (Foto: Partai Gema Bangsa)

Politik

Partai Gema Bangsa Sinyal Baik Demokrasi di Masa Pancaroba

MINGGU, 18 JANUARI 2026 | 01:14 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kehadiran Partai Gerakan Mandiri Bangsa atau Partai Gema Bangsa menjadi sinyal baik di tengah kondisi kesehatan demokrasi Indonesia yang dinilai tengah mengalami masa pancaroba.

Demikian pandangan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral periode 2014-2016, Sudirman Said, merespons deklarasi pendirian Partai Gema Bangsa di JCC Senayan, Jakarta, Sabtu 17 Januari 2026.

“Partai Gema Bangsa semoga menjadi ruang agregasi dan konsolidasi gagasan, serta talent pool politik terbaik,” kata Sudirman.


Sudirman melihat, demokrasi Indonesia saat ini kan sedang kehilangan napas aktivisme. Sehingga, lanjutnya, jangan bayangkan ada dinamika aktivisme macam gaya Bung Karno, Bung Hatta, Mohammad Yamin, atau Mohammad Natsir di sana. 

"Jadi, ketika para aktivis memutuskan untuk berserikat melalui organisasi politik, itu tentu pertanda baik,” kata Sudirman.

Apresiasi khusus ditujukan Sudirman pada para pendiri dan penggerak yang berinisiatif menghadirkan wadah dan wajah baru dalam politik nasional. 

Sudirman pun menyoroti visi partai yang menempatkan penguatan desentralisasi sebagai agenda utamanya. 

“Adalah sebuah langkah dewasa untuk memperbaiki mutu demokrasi dan tata-kelola pengurusan negara melalui komitmen memberi ruang yang lebih besar bagi tokoh-tokoh daerah serta penuntasan otonomi daerah melalui penguatan otonomi fiskal,” pungkas Sudirman.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya