Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: AP)

Dunia

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

SABTU, 17 JANUARI 2026 | 22:51 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif dagang baru terhadap negara-negara yang tidak mendukung sikap politik luar negeri Washington di Greenland.

Ancaman itu disampaikan Trump di Kantor Kepresidenan AS, Gedung Putih, Washington DC, Jumat 16 Januari 2026. Menurutnya, Greenland sangat krusial untuk kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat.

“Saya mungkin akan mengenakan tarif pada negara-negara jika mereka tidak sepakat dengan kami tentang Greenland, karena kita membutuhkan Greenland, kita membutuhkan Greenland untuk keamanan nasional. Jadi, saya mungkin akan melakukan itu,” kata Trump, dikutip CNN pada Sabtu, 17 Januari 2026.


Pernyataan tersebut menjadi kali pertama Trump secara terbuka mengaitkan isu Greenland dengan ancaman tarif dagang. Namun, ia tidak merinci negara mana saja yang berpotensi terdampak kebijakan tersebut.

Sikap itu juga sebelumnya ditujukan Washington kepada negara-negara mitra dagang Iran. Trump sempat menyatakan akan mengenakan tarif sebesar 25 persen terhadap seluruh produk impor dari negara-negara yang masih berbisnis dengan Teheran.

“Berlaku segera, negara mana pun yang berbisnis dengan Republik Islam Iran akan membayar tarif sebesar 25 persen untuk semua bisnis yang dilakukan dengan Amerika Serikat,” kata Trump.

Trump belakangan ini semakin terang-terangan menunjukkan ambisinya untuk mengambil alih pulau yang merupakan wilayah otonom Denmark tersebut. Greenland diketahui memiliki cadangan mineral melimpah dan posisi strategis di kawasan Arktik.

Dalam pernyataannya, Trump berdalih penguasaan Greenland penting untuk mencegah Rusia dan China lebih dulu memperluas pengaruhnya di kawasan itu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya