Berita

Nusantara

Helikopter Caracal hingga Prajurit Kopasgat Dikerahkan Cari ATR 400 Hilang di Maros

SABTU, 17 JANUARI 2026 | 20:13 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

TNI Angkatan Udara turun tangan penuh dalam upaya pencarian pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu, 17 Januari 2026.

Helikopter tempur H225M Caracal milik TNI AU langsung dikerahkan menyisir lokasi terakhir pesawat yang diketahui berada di kawasan pegunungan karst Leang-leang, Maros.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama I Nyoman Suadnyana, memastikan helikopter Caracal diterbangkan menuju titik koordinat 04°57’08” Lintang Selatan dan 119°42’54” Bujur Timur, yang merupakan lokasi hilangnya kontak pesawat.


“Menindaklanjuti laporan tersebut, helikopter H225M Caracal dengan Pilot in Command Kapten Pnb Rahman lepas landas dari Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, menuju sektor pencarian di Kabupaten Maros,” ujar Nyoman dalam keterangan resminya.

Tak hanya helikopter, TNI AU juga mengerahkan kekuatan darat. Sebanyak 82 personel dari Yon Parako 473 Kopasgat, Divisi Arhanud Kopasgat, Lanud Sultan Hasanuddin, serta satu unit kendaraan VCP diterjunkan untuk memperkuat tim gabungan.

Tim pencari gabungan terdiri dari Polres Maros, Kodim 1422/Maros, dan Basarnas Makassar. Seluruh unsur kini terpusat di Posko Lapangan Bantimurung guna mempercepat koordinasi dan operasi pencarian.

Pesawat ATR 400 dengan rute Yogyakarta–Makassar itu diketahui merupakan pesawat carteran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Pesawat disewa oleh KKP. Total ada 11 orang di dalam pesawat, terdiri dari delapan kru dan tiga penumpang,” kata Kepala Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar, seperti dikutip dari Antara.

Delapan kru pesawat tersebut masing-masing adalah Capt Andy Dahananto, SIC FO Yudha Mahardika, XCU Capt Sukardi, FO Hariadi, EOB Frankyd Tanamal, BOB Junaidi, FA Florencia Lolita S, dan FA Esther Aprilita S.

Sementara tiga penumpang dari KKP diketahui bernama Deden, Ferry, dan Yoga.

Pesawat dilaporkan hilang kontak saat hendak mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Posisi terakhir pesawat terekam di sekitar Pegunungan Karst Leang-leang, Maros, dengan koordinat 04°57’08” LS dan 119°42’54” BT.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya