Berita

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristiyanto (Dok. PDIP)

Politik

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

SABTU, 17 JANUARI 2026 | 13:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amnesti yang diterimanya beberapa waktu lalu. 

Terima kasih disampaikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Presiden Prabowo Subianto, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, serta Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, yang disebutnya berperan dalam proses konstitusional pemberian amnesti

“Amnesti tersebut menjadi momentum refleksi pribadi sekaligus penguatan komitmen untuk terus bekerja dalam koridor konstitusi dan kepentingan bangsa,” kata Hasto saat coffee morning bersama awak media di Surabaya, Sabtu, 17 Januari 2026.


Dalam suasana santai, Hasto juga menceritakan pengalamannya selama menjalani masa penahanan di KPK. Menurutnya, kehidupan di rumah tahanan membentuk kedisiplinan sekaligus ruang refleksi diri.

“Pagi hari diisi olahraga untuk menjaga kebugaran dan upaya menjaga ketenangan batin di tengah situasi yang menekan,” tuturnya.

Ia menyinggung solidaritas antarsesama tahanan yang kerap memberinya kopi dan teh sebagai bentuk empati sederhana. “Sebuah pengingat bahwa nilai kemanusiaan tetap dapat hadir dalam kondisi yang keras,” kata Politikus asal Yogyakarta itu.

Dalam kesempatan itu, rekomendasi Rakernas I PDIP Tahun 2026 turut disinggung Hasto. Ia menyebut partainya konsisten menjadi penyeimbang demokrasi, termasuk mempertahankan pilkada langsung.

“Salah satu sikap politik yang disorot ialah komitmen mempertahankan pilkada langsung, disertai dorongan agar pelaksanaannya lebih berbiaya rendah melalui penguatan integritas penyelenggara, penegakan hukum pemilu, serta pengendalian praktik politik uang dan mahar politik,” jelasnya.

Isu ekologis juga menjadi sorotan. Menurut Hasto, persoalan lingkungan kini menjadi ancaman nyata bagi kehidupan masyarakat.

“Mulai dari banjir, longsor, krisis air bersih, hingga meningkatnya beban biaya hidup akibat bencana yang berulang,” tandasnya.

Coffee morning tersebut turut dihadiri Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur Deni Wicaksono, Wakil Ketua DPD PDIP Jatim Bambang Yuwono Logos, serta Wakil Ketua DPC PDIP Kota Surabaya Eri Irawan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya