Berita

Anggota Komisi IX DPR RI, Ranny Fahd Arafiq (Dok. DPR)

Politik

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

SABTU, 17 JANUARI 2026 | 12:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW sedianya dijadikan momentum refleksi moral bagi para politisi dalam menjalankan amanah rakyat.

Menurut Anggota Komisi IX DPR RI, Ranny Fahd Arafiq, Isra Miraj bukan sekadar peristiwa spiritual, melainkan pengingat kuat tentang pentingnya nilai tanggung jawab, kejujuran, dan kepedulian sosial dalam setiap peran kepemimpinan. 

Perintah shalat yang diterima Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra Miraj mengajarkan disiplin, integritas, serta hubungan yang seimbang antara spiritualitas dan tanggung jawab sosial.


“Bagi seorang politisi, Isra Miraj mengajarkan bahwa kekuasaan bukan sekadar jabatan, tetapi amanah yang harus dijalankan dengan hati nurani, keberpihakan kepada kemanusiaan, dan keberanian mengambil keputusan yang adil,” ujar Ranny kepada wartawan, Sabtu, 17 Januari 2026.

Sebagai anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan, ketenagakerjaan, dan jaminan sosial, Ranny menegaskan bahwa nilai Isra Miraj relevan dalam memperjuangkan kebijakan yang melindungi harkat dan martabat masyarakat, khususnya kelompok rentan.

Legislator Golkar itu juga mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan peringatan Isra Miraj sebagai titik penguatan etika publik, agar politik tidak kehilangan arah dan tetap berpijak pada nilai kemanusiaan serta keadilan sosial.

“Spirit Isra Miraj harus tercermin dalam kerja nyata hadir untuk rakyat, mendengar keluhan mereka, dan memperjuangkan kebijakan yang membawa kemaslahatan bersama,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya