Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Dolar AS Menanjak di Tengah Spekulasi Kursi Panas Ketua The Fed

SABTU, 17 JANUARI 2026 | 09:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks Dolar AS (DXY) menguat ke level 99,41 pada penutupan perdagangan Jumat 16 Januari 2026, mendekati level tertinggi dalam enam pekan terakhir. Penguatan ini dipicu oleh manuver politik Presiden Donald Trump dan data ekonomi AS yang solid.

Pendorong utama kenaikan DXY hari ini adalah pernyataan Trump yang mengisyaratkan ingin mempertahankan penasihat ekonominya, Kevin Hassett, di posisinya saat ini. Hal ini meredam spekulasi bahwa Hassett akan ditunjuk sebagai Ketua Federal Reserve (The Fed).

Bagi pasar, ini adalah berita positif bagi penguatan Dolar. Hassett sebelumnya dianggap sebagai kandidat paling "dovish" (cenderung pro suku bunga rendah). Dengan Hassett yang kemungkinan tetap di posisinya, pasar kini menjagokan kandidat lain seperti Kevin Warsh yang dinilai lebih independen dalam menjaga stabilitas suku bunga.


Selain faktor politik, DXY mendapat sokongan dari data ekonomi domestik, seperti kondisi tenaga kerja AS yang membaik membuat ekspektasi pemangkasan suku bunga mundur ke bulan Juni.

Produksi pabrik AS secara mengejutkan naik pada Desember, memberikan sentimen positif pada kekuatan ekonomi AS dibanding mata uang utama lainnya.

Penguatan DXY memberikan tekanan balik pada mata uang dunia. Euro turun tipis ke 1,1594 Dolar AS. Yen tetap waspada di kisaran 158 per Dolar.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya