Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Saham Eropa Lesu di Akhir Pekan

SABTU, 17 JANUARI 2026 | 07:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa menutup perdagangan Jumat 16 Januari 2026 waktu setempat dengan tren melemah, mengakhiri pekan yang penuh dinamika. 

Indeks acuan STOXX 600 berakhir stagnan di level 614,38 poin, dipicu oleh jatuhnya sektor barang mewah dan pertambangan setelah reli panjang dalam beberapa pekan terakhir.

Sektor barang mewah menjadi beban utama dengan penurunan 3,2 persen, dipimpin oleh anjloknya saham Richemont sebesar 5,4 persen. 


Penurunan ini terjadi setelah BofA Global Research menurunkan rekomendasi mereka akibat valuasi saham yang dianggap sudah terlalu tinggi. 

Michael Field dari Morningstar menyebut bahwa "margin keamanan" bagi investor kini telah menghilang karena harga saham tidak lagi murah.

Sektor pertambangan juga terkoreksi 1,9 persen seiring meredanya ketegangan geopolitik di Iran dan Venezuela, yang sebelumnya sempat memicu lonjakan harga komoditas. 

Meski ditutup suram pada akhir pekan, STOXX 600 tetap mencatatkan kenaikan mingguan selama lima kali berturut-turut, rekor terpanjang sejak Mei 2025.

Di tengah pelemahan umum, beberapa saham justru mencetak keuntungan signifikan.

Novo Nordisk, misalnya, sahamnya melonjak 6,5 persen berkat respons positif pasar terhadap peluncuran pil penurun berat badan Wegovy. Lalu saham Kongsberg Gruppen, perusahaan pertahanan Norwegia, melesat 9,5 persen setelah adanya kenaikan target harga dari para analis.

Sementara itu, indeks CAC 40 Prancis mencatat penurunan terdalam sebesar 0,65 persen, yang sebagian besar dipicu oleh rontoknya saham-saham sektor barang mewah yang menjadi pilar bursa Paris.

Indeks DAX Jerman ikut melemah sebesar 0,22 persen, mencerminkan sikap hati-hati investor terhadap prospek pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian geopolitik. FTSE 100 Inggris menunjukkan ketahanan yang lebih baik dibandingkan tetangganya; indeks ini hanya terkoreksi tipis sebesar 0,04 persen, terbantu oleh pergerakan saham sektor pertahanan yang menguat di akhir pekan.

Secara keseluruhan, pasar saham Eropa sedang mengambil jeda sejenak. Meski optimisme fundamental masih ada, investor kini lebih waspada mencermati musim laporan keuangan kuartal IV yang diprediksi akan menunjukkan penurunan laba rata-rata sebesar 4,1 persen.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya