Berita

Aktor legendaris Robert De Niro (Foto: Tangkapan layar dari siaran The Guardian)

Dunia

Robert De Niro: Donald Trump Bukan Sekadar Penjahat, Dia Alien

SABTU, 17 JANUARI 2026 | 07:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aktor legendaris Robert De Niro kembali memanaskan situasi politik dengan kritik tajam terhadap Donald Trump. Baginya, Presiden AS tersebut bukan sekadar rival politik, melainkan ancaman eksistensial bagi demokrasi. 

Dalam wawancara di program The Weekend di salah satu stasiun televisi, De Niro secara terbuka menyatakan, “Trump tidak mengerti apa pun tentang manusia dan kemanusiaan. Dia tidak punya empati. Saya tidak tahu dia ini apa, tapi dia seperti alien.”

Kritik ini bukan tanpa alasan. De Niro, yang kerap memerankan karakter antagonis di layar lebar, menilai karakter asli Trump jauh lebih kelam dari fiksi mana pun. 


Ia menyebut Trump sebagai seorang malignant narcissist dan sosiopsikopat yang bertindak berdasarkan rasa tidak aman yang mendalam. 

“Saya sudah memerankan banyak karakter jahat, tapi dia bukan sekadar orang jahat. Dia adalah kejahatan itu sendiri,” tegas peraih dua Oscar tersebut, dikutip redaksi di Jakarta, Sabtu 17 Januari 2026. 

Yang paling disesalkan De Niro bukan hanya perilaku Trump, melainkan fakta bahwa masih banyak orang yang mengikuti dan mendukungnya.

Kritik keras ini muncul di tengah berbagai kontroversi kebijakan Trump, mulai dari klaimnya yang meragukan tentang NATO hingga pernyataan absurd mengenai politik luar negeri. Hal ini memicu sindiran dari Senator Amy Klobuchar yang menyebut Trump sibuk mengklaim jabatan di negara lain, sementara di dalam negeri ia tidak bertindak seperti seorang presiden.

De Niro telah berulang kali melontarkan kritikan tajamnya untuk Trump. Di depan Pengadilan Manhattan pada Mei 2024, De Niro mengingatkan masyarakat agar tidak mengulangi kesalahan sejarah dengan meremehkan sosok seperti Trump. 

“Ketika dia mencalonkan diri pada 2016, rasanya seperti lelucon. Seorang badut. New York terbiasa dengan badut, tapi bukan badut yang ingin memimpin negara,” ujarnya memperingatkan bahwa banyak diktator kejam di dunia bermula dari sosok yang awalnya ditertawakan.

Menanggapi serangan tersebut, Trump membalas melalui Truth Social dengan mengejek penurunan kualitas akting De Niro dan menyebutnya tidak menghormati negara. 

Namun, bagi De Niro yang kini berusia di atas 80 tahun, perjuangan ini bukan lagi soal popularitas. Ia meyakini bahwa Trump benar-benar berniat menjadi tiran yang akan menggunakan militer melawan warganya sendiri.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya