Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Foto: AFP)

Dunia

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

SABTU, 17 JANUARI 2026 | 01:01 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan Dewan Perdamaian untuk Gaza di bawah kendali Paman Sam.

Pengumuman itu disampaikan sehari setelah utusan khusus Trump, Steve Witkoff, meluncurkan fase kedua kesepakatan perdamaian Gaza. Tahapan ini difokuskan pada agenda demiliterisasi, pembentukan pemerintahan teknokratis, serta rekonstruksi wilayah Jalur Gaza pascaperang.

“Merupakan kehormatan besar bagi saya untuk mengumumkan bahwa Dewan Perdamaian telah dibentuk,” tulis Trump melalui platform media sosial Truth Social, dikutip dari France24 pada Jumat, 16 Januari 2026.


Dalam pernyataannya, Trump mengatakan susunan anggota lengkap akan segera diumumkan dalam waktu dekat. Ia mengklaim lembaga tersebut sebagai dewan terbesar dan paling bergengsi yang pernah dibentuk.

Dalam skema yang disepakati, Dewan Perdamaian akan dipimpin langsung oleh Trump. Dewan ini bertugas mengawasi komite teknokrat yang akan menjalankan pemerintahan Gaza selama masa transisi.

Komite teknokrat tersebut dipimpin Ali Shaath, seorang insinyur sekaligus mantan pejabat Otoritas Palestina, yang diberi mandat untuk mengelola Gaza pascakonflik. 

“Para pemimpin Palestina ini berkomitmen teguh pada masa depan yang damai,” tegasnya.

Menurut pernyataan para mediator, Mesir, Qatar, dan Turki, badan teknokrat Palestina itu akan terdiri dari 15 anggota dengan tanggung jawab utama mengembangkan zona industri.

Meski demikian, sejumlah pengamat menilai kepemimpinan langsung Trump atas dewan yang mengawasi pemerintahan Gaza menyerupai pola tata kelola kolonial.

Namun, rencana itu disebut telah disetujui Israel dan Hamas pada Oktober lalu, yang menyepakati pembentukan badan teknokrat Palestina di bawah pengawasan Dewan Perdamaian internasional untuk mengelola Gaza selama periode transisi.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Asta Cita Tanpa Konsistensi akan Timbul Moral Hazard

Senin, 08 Juni 2026 | 05:48

Pameran ‘Aku Arek Suroboyo’ Ramaikan Peringatan Bulan Bung Karno

Senin, 08 Juni 2026 | 05:24

GP Ansor Jakbar Gelar Diklatsar Tanggapi Sebutan ‘Gotham City’

Senin, 08 Juni 2026 | 04:59

Pernyataan Purbaya dan Djaka Saling Menguatkan dalam Kasus Tiffany & Co

Senin, 08 Juni 2026 | 04:46

Perkuat KDKMP

Senin, 08 Juni 2026 | 04:26

Purbaya Tidak Punya Backup Politik untuk Jalankan Misi Presiden

Senin, 08 Juni 2026 | 03:57

Jangan Kasih Tempat untuk Boti di Negeri Ini!

Senin, 08 Juni 2026 | 03:37

BEI Jabar Gencarkan Literasi Pasar Modal ke Kampus hingga SD

Senin, 08 Juni 2026 | 03:17

Menanti Hasil Uji Fundamental Perekonomian Indonesia

Senin, 08 Juni 2026 | 02:59

IPB University Raih Juara Umum Program Mahasiswa Berdampak Kemendiktisaintek

Senin, 08 Juni 2026 | 02:50

Selengkapnya