Berita

Presiden Prabowo Subianto mencium bocah di lokasi pengungsian yang terdampak banjir di Sumatera. (Foto: Facebook Prabowo)

Politik

Bencana Sumatera Duka Bangsa, Bukan Panggung Elektabilitas

JUMAT, 16 JANUARI 2026 | 22:26 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Barisan Penggerak Supremasi Sipil (Bapersipil) mendukung penuh pemerintahan Prabowo Subianto dalam upaya penanganan bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

"Musibah ini adalah duka bangsa, bukan panggung elektabilitas. Sangat memprihatinkan jika masih ada pihak yang sibuk menempelkan label politik di atas penderitaan rakyat," kata Penggagas Bapersipil, Ade Adriansyah melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat 16 Januari 2026.

Bapersipil sekaligus mengajak seluruh komponen bangsa, termasuk pimpinan organisasi sosial dan politik, untuk menjaga kemurnian aksi kemanusiaan. Organisasi ini juga menyatakan kesiapan berada di garda terdepan dalam mendukung langkah-langkah penanganan bencana sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap bangsa dan negara.


Bapersipil turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, Polri, tim SAR, serta para relawan yang terlibat langsung di lapangan. Mereka dinilai telah mengorbankan tenaga, waktu, bahkan keselamatan demi menyelamatkan sesama.

"Jangan bebani kerja keras mereka dengan kegaduhan politik yang tidak perlu. Mereka adalah manusia yang memiliki batas lelah dan keluarga yang menanti," kata Ade.

Lebih lanjut, Bapersipil menekankan bahwa bantuan kemanusiaan harus sepenuhnya bersih dari atribut, simbol, maupun pesan politik praktis yang berpotensi memecah belah masyarakat. Organisasi ini juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang sengaja memprovokasi situasi di tengah suasana duka nasional.

"Berhentilah menciptakan kegaduhan. Jika provokasi terus dipaksakan, tentu ada konsekuensi sosial dan hukum yang harus dihadapi," kata Ade.

Bapersipil juga mendorong aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap penyebaran hoaks dan narasi menyesatkan yang dapat mengganggu stabilitas nasional. Masyarakat diimbau tetap kritis terhadap setiap aksi kemanusiaan yang memiliki agenda politik terselubung.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya